IQNA

8:45 - November 17, 2015
Berita ID: 3453488
MESIR (IQNA) - Dr. Ahmed al-Tayeb, Syaikh Al-Azhar sangat mengkritik kinerja media-media Eropa yang telah mensifati ISIS sebagai sebuah organisasi Islam.

Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari Al-Mesryoon, Dr. Ahmed al-Tayeb saat wawancara dengan cannel parabola Sky News, Arab dengan mengecam insiden teroris yang baru terjadi di Perancis mengumumkan bahwa serangan ini tidak diafirmasi dalam agama dan ajaran manapun.
Lebih lanjut dia mengisyaratkan khotbah terakhir Rasulullah (Saw) dan mengatakan, di akhir khotbah ini dikemukakan, Hai manusia! darah (jiwa) dan harta benda kalian adalah suci bagi kalian, sesuci hari dan bulan yang suci ini, hingga tiba  saatnya kalian pergi menghadap Allah, dan segala bentuk kelaliman terhadap mereka adalah haram”. Dan paragraf pertama khotbah ini berbicara tentang kemuliaan darah manusia, dimana Allah telah memuliakannya.
Syaikh Al-Azhar dengan mengumumkan simpati terhadap masyarakat Perancis, juga sangat mengecam media-media Eropa yang telah menggunakan kalimat Negara Islam untuk organisasi teroris ISIS dan mengatakan, Islam adalah agama rahmat dan sama sekali tidak mengafirmasi aksi-aksi teroris semacam ini.
“Islam tidak bisa divonis atas dasar aksi-aksi tersebut, karena sebelumnya juga agama-agama lain seperti Kristen dan Yahudi digunakan sebagai sarana untuk membunuh masrayakat dan sekarang ini menimpa Islam,” tegasnya.
Dia dengan mengisyaratkan aksi dan aktivitas-aktivitas terbaru Al-Azhar mengatakan, baru saja Al-Azhar bekerjasama dengan Dewan Cendekiawan Muslim telah mengirim rombongan perdamaian ke negara-negara Eropa dan demikian juga merubah metode-metode pendidikan berdasarkan kepentingan modernisasi dalam pemikiran religi.
“Teroris takfiri (ISIS dan kelompok-kelompok takfiri lainnya) memikat para remaja dengan menggunakan tafsir yang salah pada sebagian kalimat-kalimat seperti kepemimpinan, khilafah dan sebagainya, sementara Al-Azhar sedang berupaya meluruskan pemahaman yang salah pada kalimat-kalimat tersebut dengan pelbagai bahasa,” ungkap Syaikh Al-Azhar.
Di penghujung, Dr. Ahmed al-Tayeb mengatakan, Al-Azhar sampai sekarang ini telah menyelenggarakan banyak konferensi untuk melawan ekstremisme, diantara konferensi tersebut adalah konferensi Melawan Terorisme, yang diselenggarakan pada bulan Desember yang lalu.

3453117

Kunci-kunci: Mesir
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\