Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari CAIR, Dewan Komunikasi Islam-Amerika, organisasi terbesar pendukung hak sipil muslim Amerika, mengumumkan bahwa organisasi ini menyelenggarakan workshop edukasi melawan Islamofobia, dalam rangka melawan gelombang pertumbuhan sentimen anti Islam.
Cabang dewan di propinsi Minnesota-Amerika ini mengumumkan, baru-baru ini telah mendapatkan bantuan finansial untuk melawan pertumbuhan Islamofobia lewat pengembangan edukasi dan agenda-agenda inisiatif.
Bantuan finansial ini diberikan pasca berkembangnya insiden yang muncul dari Islamofobia di kawasan ini.
Jaylani Hussein, direktur eksekutif Dewan Komunikasi Islam-Amerika di Minnesota mengatakan, Islamofobia adalah nyata dan lebih luas dari statemen-statemen anti Islam sebagian politisi. Islamofobia adalah sebuah masalah yang menciptakan ruang ketidakamanan dalam komunitas Islam.
Dengan menggunakan bantuan-bantuan finansial dewan komunikasi Islam-Amerika ini di Minnesota berencana menyiapkan ranah untuk pengetahuan lebih para non muslim akan Islam dan muslim, dengan penyelenggaraan workshop edukasi menghadapi Islamofobia di seluruh penjuru Minessota.
Demikian juga, dengan memublikasikan panduan keamanan sosial dan panduan saku dengan judul "Kenalilah Hak-hak Anda, dapat membantu komunitas muslim supaya mengenal hak-hak dirinya dan dapat menjaga keamanan dirinya dan keluarganya.