IQNA

7:15 - April 04, 2017
Berita ID: 3471144
TIBET (IQNA) - Dalai Lama, pemimpin spiritual kelompok Buddha Tibet, sekali lagi mengumumkan penentangannya dengan pemakaian kalimat-kalimat seperti “Teroris Islam”.

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari aboutislam.net, Dalai lama dalam kunjungannya ke propinsi Assam India menegaskan, pemakaian kata-kata seperti teroris muslim adalah keliru dan penyalahgunaan kalimat-kalimat semacam ini menyebabkan keprihatinan.

Ia dengan menjelaskan bahwa Islam memiliki para penganut lurus yang mengikuti ajaran-ajaran al-Quran dengan ikhlas dan serius, juga mengecam pemakaian kalimat-kalimat semacam ini.

Ia demikian juga mengkritik para penganut Buddha Myanmar dikarenakan menyakiti kaum muslim dan menyebut mereka sebagai kelompok buruk.

Ucapan Dalai Lama dipaparkan ketika Islamofhobia di dunia mencapai kadar tertingginya sejak insiden 11 september sampai sekarang, dimana banyak sekali kaum muslim menganggap alasannya adalah kinerja-kinerja Donald Trump, presiden Amerika.

Bulan lalu, seseorang dengan menyerang ke masjid Tucson di propinsi Arizona Amerika, juga merusak lebih dari 130 naskah al-Quran.

Meski insiden ini terjadi untuk pertama kalinya di markas Islam Tucson, namun untuk sejumlah masjid lainnya yang terletak di utara Amerika bukanlah insiden yang baru.

Pada bulan Januari lalu, salah seorang pembela Trump menyerang masjid Quebec Kanada dan membunuh 6 jamaah salat dan melukai 19 lainnya.

Demikian juga, pada bulan Januari sebuah masjid di Texas dibakar.

Tahun 2015 juga, dalam hal serangan ke masjid, dinamai dengan tahun terburuk.

http://iqna.ir/fa/news/3586471

Kunci-kunci: Tibet ، Dalai Lama ، Protes ، Buddha ، Terorisme ، Islam
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\