IQNA

20:17 - July 18, 2017
Berita ID: 3471403
NEW YORK (IQNA) - Organisasi PBB di tempat kediamannya di New York menyelenggarakan pertemuan internasional para pemimpin lembaga pelbagai agama.

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari Al-Dostor Mesir, pertemuan ini diselenggarakan guna mengimplementasi program global dengan tujuan aktivasi peran para pemimpin agama dalam menghalau provokasi radikalisme dan kekerasannya, terkhusus melawan kekerasan yang menyebabkan genosida.

Kantor pencegahan genosida PBB, dewan global gereja dan cannel global antar agama serta para pengusung perdamaian saling bekerjasama dalam penyelenggaraan pertemuan ini dan para pemimpin muslim, Yahudi, Kristen, Buddha, Hindhu dan demikian juga, AntónioGuterres, Sekjen PBB hadir dalam pertemuan tersebut.

Sekjen PBB lewat pidato dalam pertemuan New York mengatakan, seluruh agama pada dasarnya meminta menghormati kehidupan dan melihat persamaan manusia dan pokok-pokok agama meminta kita agar menghormati semua orang, bahkan orang-orang yang berbeda kebudayaannya dengan kita.

Penasihat khususPerserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pencegahan Genosida,Adama Dieng mengungkapkan, sejatinya tanggung jawab penjagaan orang-orang dari bahaya provokasi kekerasan ada di pundak negara, namun dengan melihat peran penting para ulama agama dalam ranah ini dan kadar ekfektif mereka dalam masyarakat; kami yakin juga akan berpengaruh kepada para penganut mereka dalam memerangi kekerasan dan ini tidak dapat dipungkiri.

Ia menambahkan, dengan bertolak bahwa untuk menjustifikasi kekerasan dan provokasi diciptakan dengan kebencian dari agama; karenanya, kami yakin bahwa para ulama agama memiliki peran kepemimpinan tentang mendeskripsikan dan menjelaskan esensi mendasar agama dan implementasi ajaran-ajaran luhurnya guna merealisasikan perdamaian.

http://www.iqna.ir/fa/news/3619430

Kunci-kunci: PBB ، Pertemuan Para Ulama ، New York
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\