IQNA

Atase Kebudayaan Iran di Berlin:
15:36 - July 10, 2018
Berita ID: 3472317
BERLIN (IQNA) - Sayed Ali Mojani, mengacu pada produksi dokumenter "Hakikat Tersembunyi" oleh atase kebudayaan Iran di Jerman, mengatakan: "Film dokumenter ini menunjukkan opini pemuda Jerman terhadap surat-surat pemimpin revolusi yang akan dirilis segera.

Hakikat Tersembunyi; Pernyataan Opini Pemuda Jerman terhadap Surat-surat Rahbar / Penjelasan Opini Masyarakat Jerman tentang Alquran

Menurut laporan IQNA, pada musim dingin tahun 2014, setelah serangan teroris di Perancis dan penghinaan publikasi Charlie Hebdo kepada Nabi (saw), Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Ayatullah Khamenei, dengan tujuan pencerahan dalam melawan penistaan luas terhadap Islam, dalam sebuah surat kepada kawula muda Eropa dan Amerika Utara meminta mereka agar mengenal hakikat Islam secara langsung dan tanpa perantara.

Pada bulan Desember 2015, kurang dari setahun kemudian, ketika Perancis kembali menyaksikan serangan teroris, Pemimpin Revolusi menerbitkan surat keduanya yang ditujukan kepada pemuda Eropa dan Amerika Serikat, dengan tema "Hari ini terorisme adalah keprihatinan kita bersama." Surat itu diterbitkan dengan tujuan menghadapi penistaan media musuh dan kalimat pertamanya adalah bahwa "Insiden pahit terorisme buta di Perancis sekali lagi membuat saya berbicara dengan Anda para kawula muda."

Publikasi dua surat ini oleh Ayatullah Khamenei kepada pemuda muda Barat, meskipun sangat dipengaruhi oleh media Barat, namun titik balik dalam persamaan budaya dan sosial negara-negara Barat.

Mempertimbangkan pentingnya surat dari pemimpin Revolusi, atase kebudayaan Iran di Jerman dalam sebuah inisiatif dalam film dokumenter berjudul "Hakikat Tersembunyi", akan melakukan serangkaian pembicaraan dengan orang-orang muda tentang surat-surat ini yang akan diterbitkan segera.

Dokumenter ini menunjukkan sikap kawula muda Jerman terhadap implikasi dari dua surat Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Khamenei, penilaian mereka tentang Islam, Alquran, muslim, peradaban Islam, ISIS dan terorisme.

Hakikat Tersembunyi; Pernyataan Opini Pemuda Jerman terhadap Surat-surat Rahbar / Penjelasan Opini Masyarakat Jerman tentang Alquran

Sayed Ali Mojani, atase kebudaaan Iran di Jerman dalam sebuah wawancara dengan IQNA menjelaskan isi dari dokumenter yang dihasilkan, dan menyatakan: "Koleksi ini mencakup 150 klip dalam percakapan dengan pemuda Jerman, yang berisi pertanyaan yang tertuang dalam surat Rahbar kepada orang-orang muda Eropa dengan mereka dan masing-masing pertanyaan akan disiapkan dan diterbitkan dalam bentuk klip seratus detik di masa mendatang.

Pemuda Jerman dan Islam

Dia menambahkan bahwa tanggapan ini beragam dan menggambarkan ilustrasi pemuda Jerman tentang Islam dalam masyarakat mereka, bagaimana mereka berhubungan dengan Alquran, apa yang mengancam umat Islam dan bagaimana berhubungan dengan mereka.

Atase kebudayaan Iran di Jerman menyatakan: "Dalam video ini pemuda Jerman telah ditanya apakah ada teman atau keluarga muslim di sekitar mereka dan seberapa banyak pengetahuan mereka tentang masyarakat muslim karena hubungan tersebut, dan peran apa yang mereka mainkan dalam peradaban Islam, dan kontribusi untuk peradaban Islam serta seberapa saham peradaban ini dalam peradaban global.

Seyed Ali Mojani melanjutkan, bagian dari hakikat tersembunyi ini didedikasikan tentang opini pemuda Jerman tentang terorisme, arus dan peristiwa yang disaksikan di pelbagai negara, seperti Irak, Yaman, Suriah dan Afghanistan, dan di bagian ini mereka menjawab pertanyaan yaitu apakah, dengan melihat di Barat bahwa ini adalah tindakan teroris, apakah Anda menganggap perilaku ini untuk masyarakat umum negara-negara ini, atau menganggap orang-orang ini korban terorisme?

Mojani, di penghujung mengatakan: "Pelbagai jawaban telah diberikan untuk jenis pertanyaan yang akan dirilis di masa depan dan sekarang teaser pengenalan dokumenter Hakikat Tersembunyi telah diproduksi dan telah dipublikasikan di jejaring sosial."

 

http://iqna.ir/fa/news/3728484

 

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\