IQNA

Ayatullah Araki:
19:18 - November 25, 2018
Berita ID: 3472683
IRAN (IQNA) - Sekjen majma’ jahani taqrib mazahib Islam dalam acara pembukaan konferensi internasional persatuan Islam ke-32 mengatakan: "Komunitas besar ini memiliki pesan dan pesan utamanya adalah istiqamah dan persatuan dunia Islam; pertemuan itu menunjukkan bahwa proyek takfiri gagal menciptakan perpecahan di dunia Muslim."

Menurut laporan IQNA, Ayatullah Araki, Sekjen majma’ jahani taqrib mazahib Islam, pada Sabtu pagi (24/11) dalam acara pembukaan konferensi internasional persatuan Islam ke-32 di aula pertemuan para pemimpin, dengan menjelaskan bahwa Alhamdulillah puji syukur kepada Allah yang telah memberi kita taufik untuk berkumpul pada pekan persatuan hari maulud Nabi Muhammad saw dan putra beliau, Imam Shadiq as, menambahkan, ratusan tokoh Muslim terkemuka dunia berkumpul untuk menunjukkan persatuan dan integritasnya di jalan Nabi Muhammad (saw), Alquran dan mendukung resistensi dalam melawan para arogan. Demikian juga, saya ucapkan terimakasih kepada Presiden yang telah menghadiri konferensi.

Sekjen majma’ jahani taqrib mazahib Islam dengan menjelaskan bahwa Presiden adalah salah satu tokoh dan penyeru persatuan dalam dunia Islam, mengingatkan, saya ucapkan terimakasih atas kehadiran orang-orang seperti mantan Presiden Afganistan, Hamid Karzai dan mantan Perdana Menteri Irak, Nouri al-Maliki dan Wakil Sekjen Hizbullah, Naim Qassem.

Ayatullah Araki berkata: “Saya perlu ucapkan terimakasih kepada Pemimpin Tertinggi Revolusi, yang selalu memperhatikan majma’ taqrib dan pendekatan. Saya juga berterima kasih kepada Zahra Mostafavi, yang telah membuat bangga kami dan juga hadir di Dewan Direksi.”

Dia menjelaskan bahwa Imam (ra) adalah pendiri persatuan di dunia Islam. “Saya ucapkan terima kasih kepada para maraji taqlid, khususnya Ayatullah Makarem Shirazi dan Nuri Hamedani yang telah memberi kita inayah dengan pesan-pesan mereka dan di sini saya bangga dikarenakan membacakan beberapa pesan mereka.”

Sekjen majma’ jahani taqrib mazahib Islam menambahkan, Ayatullah Makarem Shirazi telah mengatakan dalam bagian dari pesannya: “Saya mengucapkan selamat kepada Anda pada kesempatan konferensi persatuan dengan poros Quds, yang merupakan salah satu program yang paling berharga dan saya berharap itu akan digunakan untuk kemaslahatan persatuan umat Islam. Dalam Alquran dan riwayat, masalah persatuan berada di garis terdepan dan menjadi prioritas serta melarang perpecahan. Menurut Alquran, perpecahan di antara umat Islam termasuk dampak-dampak syirik. Demikian juga, di bagian lain dari pesan ini disebutkan, apakah pantas ada perpecahan dengan budaya yang luar biasa dan gemilang ini?”

Ayatullah Araki melanjutkan: “Komunitas besar ini memiliki pesan dan pesan utamanya adalah istiqamah dan persatuan dunia Islam; pertemuan ini menunjukkan bahwa proyek Takfiri telah gagal dalam menciptakan perpecahan di dunia Muslim dan bahwa dunia Islam berada di jalan Rasulullah (saw) dan Alquran.

Sekjen majma’ jahani taqrib mazahib Islam di penghujung mengatakan, kegagalan Amerika Serikat dalam melawan faksi muqawamah pesan kemenangan Republik Islam di kawasan, pengumuman kekalahan Amerika Serikat di dunia dan awal redupnya kobaran perang negara ini dan pesan terakhirnya adalah pengumuman dukungan bangsa-bangsa yang bertahan dan jawara yang bangkit melawan Amerika dan Zionisme.

 

http://iqna.ir/fa/news/3766585

 

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\