IQNA

7:59 - February 26, 2020
Berita ID: 3473972
TEHERAN (IQNA) - Masjid dan gereja-gereja Singapura telah mengambil tindakan pencegahan untuk melawan penyebaran virus corona, dan para jamaah dilarang untuk saling berjabat tangan saat di masjid.

Alhurra melaporkan, Menteri Urusan Islam Singapura, Masagos Zulkifli meminta para jamaah untuk menggunakan sajadah pribadi saat hadir di masjid dan menghindari berjabat tangan untuk mengurangi penyebaran virus corona.

Dia menambahkan: "Tindakan-tindakan ini, disamping memungkinkan para jamaah salat untuk melakukan kegiatan keagamaan, juga melindungi mereka secara optimal terhadap virus corona."

Zulkifli menegaskan, ini adalah rencana yang telah digariskan oleh Mufti Singapura, otoritas Islam tertinggi di negara itu, dalam Piagam Pedoman Agama, yang diafirmasi oleh Dewan Agama Islam Singapura (MUIS).

Menurut laporan tersebut, gereja Grace Assembly of God Singapura juga menutup semua kegiatan dan layanannya selama dua minggu setelah dua anggota stafnya terjangkiti virus corona.

Organisasi Kesehatan Dunia telah menyebut virus Corona "musuh tingkat pertama manusia" dan meminta negara-negara untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memerangi virus tersebut. (hry)

 

3881253

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\