IQNA

Setelah Menanam Dua Bibit Pohon Buah Bertepatan dengan Hari Menanam Pohon:
20:54 - March 03, 2020
Berita ID: 3473991
TEHERAN (IQNA) - Ayatullah Ali Khamenei, dengan menekankan pada mengikuti petuah dan instruksi pihak berwenang tentang pencegahan polusi, menambahkan: “Instruksi ini tidak boleh dilanggar karena Allah swt telah mewajibkan kita untuk bertanggung jawab atas kesehatan kita sendiri dan orang lain. Dengan demikian, segala hal yang dapat membantu kesehatan masyarakat dan mencegah penyebaran penyakit itu baik, dan apa pun yang membantu penyebarannya adalah buruk.”

Kantor Rahbar melaporkan, bertepatan dengan hari menanam pohon dan pekan sumber daya alam, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam menanam dua bibit pohon buah pada Selasa pagi ini (3/3).

Ayatullah Khamenei kemudian dalam pidatonya menyebut penanaman pohon sebagai sebuah langkah keberkahan dan terkait penyakit yang merebak di negara, beliau mengatakan: Sebagaimana ucapan terima kasih yang saya sampaikan secara tulus sebelumnya kepada para dokter, perawat dan atas serangkaian usaha penyembuhan, saya sekali lagi perlu berterima kasih kepada orang-orang terkasih yang sedang berjihad di jalan Allah dalam pekerjaan yang sangat mulia mereka.

Menurut Pemimpin Revolusi Islam, melihat contoh pengajaran dari upaya dan pengorbanan para staf medis dalam menangani para pasien menunjukkan tanggung jawab dan komitmen kemanusiaan mereka dan menambahkan, “Saya juga perlu berterima kasih kepada keluarga para dokter, perawat, dan semua agen medis yang dengan sabar dan ulet bekerja bersama orang-orang yang mereka cintai sepanjang waktu.”

Dengan mendoakan kesembuhan para pasien dan demikian juga memintakan rahmat dan ampunan Allah untuk orang-orang yang meninggal karena penyakit ini serta kesabaran dan ketenangan bagi yang ditinggalkan, beliau juga memberikan beberapa petuah kepada masyarakat.

Ayatullah Ali Khamenei, dengan menekankan pada pelaksanaan petuah dan instruksi pihak berwenang tentang pencegahan polusi, menambahkan: “Instruksi ini tidak boleh dilanggar karena Allah swt telah mewajibkan kita untuk bertanggung jawab atas kesehatan kita sendiri dan orang lain. Dengan demikian, segala hal yang dapat membantu kesehatan masyarakat dan mencegah penyebaran penyakit itu baik, dan apa pun yang membantu penyebarannya adalah buruk.”

Dalam petuah lain, Pemimpin Revolusi Islam meminta masyarakat untuk bertawassul dan meminta kepada Allah swt dan berkata: “Tentu saja bencana ini tidak begitu besar dan ada bencana yang lebih besar dari ini, tetapi saya berharap pada doa-doa yang dipanjatkan dari hati-hati yang suci dan murni para pemuda dan orang-orang bertakwa untuk menolak bencana-bencana yang besar, karena bertawassul kepada Allah swt dan meminta syafaat kepada Nabi Muhammad saw dan para Imam (as) dapat menghilangkan banyak masalah.”

Beliau menambahkan, doa ketujuh Shahifah Sajjadiyah adalah doa yang sangat baik dan memiliki kandungan yang bagus yang dapat bercengkerama dengan Allah, dengan lafaz-lafaz indah dan dengan memperhatikan artinya.

Ayatullah Ali Khamenei demikian juga menganjurkan semua perangkat negara untuk saling bekerja sama dan menyediakan fasilitas yang diperlukan bagi Departemen Kesehatan, yang berada di garis depan dalam memerangi penyakit, dan mengatakan: "Angkatan bersenjata dan perangkat yang terhubung dengan kantor Rahbar juga berkewajiban untuk melakukan hal ini."

Dengan mengisyaratkan pada terjangkitinya banyak negara di dunia dengan penyakit ini, Pemimpin Revolusi Islam menambahkan: “Pejabat kami telah memberi informasi sejak hari pertama dengan jelas, jujur dan transparansi, dan melibatkan masyarakat, tetapi beberapa negara lain di mana penyakit ini lebih parah dan lebih luas, telah menyembunyikannya, tentu saja, kami juga memintakan kesembuhan kepada Allah swt untuk pasien-pasien itu.”

Beliau menganggap insiden itu hanya sebuah masalah sementara dan bukan hal yang luar biasa dan berkata: "Tentu saja saya tidak ingin meremahkan masalah tetapi tidak membuatnya terlalu besar. Masalah ini tidak akan lama bagi negara, dan kemudian akan berlalu, tetapi pengalaman yang dihasilkan darinya dan aktivitas masyarakat serta perangkat yang laksana sebuah pertempuran publik bisa menjadi sebuah prestasi yang kekal.

Ayatullah Ali Khamenei, dengan mengisyaratkan pada tindakan-tindakan terpuji dan kebajikan dari beberapa rekan setanah air, seperti sumbangan finansial dan distribusi barang-barang kesehatan, menambahkan: “Perbuatan-perbuatan ini sangat mulia dan dengan menjaga pencapaian prestasi ini, bencana akan berubah menjadi nikmat dan ancaman menjadi kesempatan, dan kami berharap kesembuhan penuh untuk rakyat Iran yang mulia.” (hry)

 

3882908

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\