IQNA

13:27 - April 30, 2020
Berita ID: 3474178
TEHERAN (IQNA) - Utsman Thaha, kaligrafer Alquran asal Suriah, dalam sebuah percakapan telah berbicara tentang penulisan Alquran dan momen-momen murni yang telah sangat terpengaruh oleh penulisan ayat-ayat.

Step News melaporkan, Utsman Thaha, seorang kaligrafer Alquran, berbicara kepada mbc dalam sebuah percakapan tentang ayat-ayat, yang beberapa di antaranya membuat tubuhnya bergetar atau dia berharap penulisan ayat-ayat itu tidak akan berakhir.

Dengan mengatakan bahwa saat menulis ayat-ayat Alquran, dia tenggelam dalam pekerjaan ini, dia mengatakan, “Saat menulis Alquran, saya tidak suka ada orang di sebelah saya, karena saya tenggelam dalam keindahan khat dan makna-makna Alquran, ketika itu saya tidak merasakan kehadiran orang di sebelah saya; bahkan jika seseorang ada di ruangan tersebut.”

Utsman Thaha mengatakan bahwa pendidikan tingginya membuatnya mudah untuk memahami makna dari ayat-ayat Alquran. “Ini sulit bagi saya dalam menulis ayat-ayat Alquran, karena ketika saya menulis ayat-ayat surga dan nikmat-nikmat Allah, saya berharap penulisan ayat-ayat ini tidak akan berakhir. Tetapi ketika saya menulis ayat-ayat tentang api neraka dan siksaan Allah, tangan saya gemetar dan saya sangat berhati-hati bahwa khat saya tidak berubah karena sangat ketakutan.”

Dia menambahkan: Pada saat menulis ayat-ayat siksaan, kadang tubuh saya berkeringat, karena subjek siksaan neraka sangat mengerikan. Tapi Allah swt memberi saya kesabaran dan kekuatan untuk menyelesaikan penulisan Alquran.

Kaligrafer Alquran dengan menjelaskan kenangan tentang penulisan ayat-ayat Alquran, mengatakan: “Saya melakukan wudhu sepanjang waktu ketika menulis Alquran, kecuali sekali saya lupa berwudhu dan pergi ke percetakan untuk menyelesaikan penulisan Alquran, tetapi meskipun banyak upaya saya tidak bisa menulis dengan pena yang khusus untuk pekerjaan ini. Saya teringat bahwa saya belum berwudhu dan saya menghentikan pekerjaan saya.”

Perlu dicatat bahwa Abu Marwan Utsman bin Abduh bin Husain bin Thaha al-Halabi adalah seorang kaligrafer Suriah yang tinggal di Arab Saudi yang tersohor karena menulis Alquran di Madinah. Ia dilahirkan pada tahun 1934 di Aleppo, Suriah, dan menyelesaikan pendidikan universitasnya di Damaskus. Alquran tulisan Utsman Thaha telah diterbitkan oleh lembaga percetakan dan penerbitan Alquran Raja Fahd di Arab Saudi dan sekarang tersedia untuk umat Islam di seluruh dunia. (hry)

3894864

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\