IQNA

Front Aksi Islam Yordania:
7:08 - December 26, 2020
Berita ID: 3474897
TEHERAN (IQA) - Front Aksi Islam Yordania dengan mengeluarkan sebuah pernyataan, menganggap perjanjian Maroko untuk menandatangani beberapa perjanjian normalisasi dengan rezim pendudukan Israel sebagai skandal dan menyebutnya pengkhianatan bersejarah.

Al-Arabi al-Jadid melaporkan, Front Aksi Islam, cabang politik Ikhwanul Muslimin Yordania mengecam penandatanganan perjanjian kompromi Maroko dengan rezim pendudukan Israel.

Gerakan Aksi Islam Yordania mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Penandatanganan perjanjian ini merupakan pukulan bagi masalah Palestina dan kekuatan-kekuatan perlawanan serta pengkhianatan terhadap posisi beberapa negara yang telah menolak normalisasi apapun dengan rezim Zionis pendudukan dan menganggapnya sebagai musuh pertama dunia Islam.”

Pernyataan itu menambahkan: Apa yang telah disetujui pemerintah Maroko untuk menormalisasi dengan menandatangani perjanjian tripartit dengan Amerika Serikat dan rezim Zionis adalah pengkhianatan terhadap sikap rakyat Maroko, keluar dari sikap tetap Maroko pada masalah Palestina, dan bahkan pengkhianatan terhadap stabilitas serta perlawanan Palestina dan melawan rezim pendudukan.

Pernyataan Front Aksi Islam Yordania menegaskan: Rencana ini akan menjadi simbol skandal pemerintah Maroko dan sejarah tidak akan mengampuni para pengkhianat yang namanya terdaftar dalam daftar aib dan skandal. Rakyat Maroko menyatakan sikap mereka yang sebenarnya kepada pemerintah pengkhianat dan menekankan bahwa pemerintah Maroko harus mundur dari kejahatan bersejarah yang telah dilakukannya.

Front Aksi Islam Yordania; Rakyat Maroko menyerukan kepada partai-partai liberal dan politik di negara itu untuk segera mengambil tindakan untuk menolak rencana jahat ini dan meminta rakyat untuk mempertanyakan pemerintah yang berkompromi untuk penandatanganan perjanjian normalisasi, karena bangsa adalah tembok pertahanan pertama yang mendukung Palestina dan situs-situsnya. (hry)

 

3943216

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\