IQNA

7:08 - February 14, 2021
Berita ID: 3475057
TEHERAN (IQNA) - Bertepatan dengan 10 tahun berdirinya lembaga ini, pusat pemulihan naskah makam suci Abbasi, dengan menggelar pameran, memamerkan ratusan manuskrip, termasuk Alquran yang sangat langka dan indah serta dokumen-dokumen lain yang sudah diperbaiki.

IQNA melaporkan, pusat pemulihan naskah dinas intelektual dan kebudayaan makam suci Abbasi memperingati 10 tahun berdirinya pusat ini dan selama bertahun-tahun telah berhasil memperbaiki ratusan manuskrip, buku referensi dan dokumen milik berbagai periode waktu, disamping naskah-naskah khat berharga Alquran. Naskah-naskah yang telah usang seiring berjalannya waktu. Namun, para ahli bengkel manuskrip makam suci Alawi telah menghidupkan kembali karya-karya tersebut dan memberikannya kepada para peneliti dan pakar di berbagai bidang ilmu sebagai sumber dan referensi.

Aqil Abdul Husein al-Yasari, kepala bidang intelektual dan kebudayaan makam suci Abbasi, dalam wawancara dengan al-Kafeel Network, mengatakan: “Panitia persiapan festival Imam Muhammad al-Baqir (as) yang dimulai pada awal bulan Rajab mengistimewakan sebagian dari pekerjaannya untuk memperingati hari jadi berdirinya pusat pemulihan naskah makam suci Alawi. Dan dengan diadakannya pameran, gambar-gambar dari karya yang diperbaiki di workshop ini akan diungkap ke publik dan akan diberikan penjelasan tentang metode pemulihan naskah ini.”

Leith Lutfi, kepala pusat pemulihan naskah khat makam suci Alawi, mengatakan: “Inti pertama dari pendirian pusat tersebut berasal dari tahun 2007, ketika kami dengan dukungan Sekjen makam suci Abul Fadhl al-Abbas (as) dan departemen intelektual dan budaya lembaga ini, berdasarkan peran mereka dalam melestarikan dan menjaga warisan budaya, kami memulai pekerjaan kami dan semua kapasitas digunakan untuk membuka pusat ini; Dalam waktu tiga tahun, pusat tersebut mampu melatih staf teknis yang handal dalam pemulihan manuskrip dengan jumlah kerusakan berapapun. Pusat ini dilengkapi dengan seperangkat perkakas dan peralatan modern serta canggih untuk memastikan produk kerja berkualitas tinggi.”

“Pekerjaan sebenarnya dimulai sejak tahun 2010 dan sejak saat itu pusat ini telah mampu merekonstruksi lebih dari 250 naskah dan lebih dari seratus dokumen sejarah dalam berbagai ukuran dan dengan jumlah keusangan, dan pekerjaan ini tidak terbatas hanya pada manuskrip yang disimpan di perpustakaan makam suci Abbasi; namun para ahli kami juga telah memulihkan naskah-naskah indah lainnya milik perpustakaan dan tokoh ilmiah dan agama di luar makam suci, termasuk 120 naskah, 31 dokumen, 10 peta, dan 30 surat kabar dari berbagai periode,” imbuhnya.

Dengan mengisyaratkan bahwa para ahli lokakarya ini telah lulus beberapa kursus khusus di dalam dan di luar Irak, Lutfi mengatakan: “Sebagian dari pekerjaan lokakarya tersebut terkait dengan penyiapan sampul naskah dengan kulit dan mendekorasinya untuk melengkapi bagian lain dari laboratorium biologi dan kimia, serta pekerjaan-pekerjaan teknis termasuk pembersihan debu, deasidifikasi, disinfeksi, perbaikan kerusakan dan penjilidan naskah khat.”

Kepala pusat pemulihan naskah makam suci Abbasi menyebut pusat ini sebagai salah satu pusat khusus penting untuk pemulihan naskah di Irak dan luar negeri, dan mengatakan: “Pusat ini juga telah mengajarkan keterampilan, selain mengadakan pelatihan selama beberapa hari bagi lembaga dan pihak yang bekerja di bidang perbaikan naskah khat.” (hry)

 

3953691

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\