IQNA

14:03 - March 29, 2021
Berita ID: 3475186
TEHERAN (IQNA) - Dewan Sekolah Lowa City mengumumkan bahwa Idul Fitri akan menjadi hari libur umum bagi siswa dan guru Muslim mulai ajaran tahun depan.

About Islam melaporkan, Lowa City menambahkan hari libur Muslim ke kalender sekolah.

Mulai saat ini, siswa dan guru Muslim tidak perlu melapor ke sekolah dan mengambil cuti saat hari raya Idul Fitri.

Undang-undang yang akan berlaku mulai tahun ajaran 2021-2022 itu disahkan setelah seorang siswa bernama Reem Kirja mempertahankannya selama tiga tahun.

Reem, siswa kelas delapan berusia 13 tahun, menulis surat kepada kepala sekolahnya yang mengajukan petisi untuk meningkatkan kesadaran dan mendukung siswa Muslim di situs change.org.

“Bayangkan bangun di pagi hari Natal, membuka hadiah, lalu mengambil ransel Anda dan berangkat ke sekolah,” tulisnya dalam petisi yang ditandatangani oleh lebih dari 5.000 orang.

Dia menambahkan, ini tidak akan pernah terjadi, tetapi bagi banyak pelajar Muslim di kota ini, inilah yang diwajibkan dari mereka setiap tahun akademik pada Idul Fitri.

Dengan kemenangan dalam memperjuangkan pengakuan hari raya Idul Fitri, Reem berharap siswa non-muslim kini semakin penasaran untuk mengetahui lebih jauh tentang Idul Fitri ini dan agama Islam.

Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak sekolah Amerika yang mengakui hari raya Islam. Awal tahun ini, Lewiston Maine menambahkan hari libur Islam ke kalender sekolah umum, yang memungkinkan siswa Muslim merayakan liburan mereka secara normal.

Pada bulan April 2019, Distrik Sekolah Detroit mengumumkan akan mengakui liburan Idul Fitri bagi umat Islam selama persetujuan kalender tahun ajaran 2019-2020.

Dewan Pendidikan Kota Baltimore juga dengan suara bulat menyetujui pada November 2019 bahwa sekolah umum kota diliburkan untuk Muslim pada hari raya Idul Fitri. (hry)

 

3961422

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\