IQNA

Kaitan Antara Ibadah Individu dan Identitas Kolektif Umat Islam dalam Salat Berjamaah

4:50 - May 14, 2022
Berita ID: 3476815
TEHERAN (IQNA) - Anjuran kontinu nash-nash agama untuk menyelenggarakan salat secara  berjamaah adalah penekanan pada aspek sosial ibadah, pembentukan perkumpulan umat mukmin dan meningkatkan identitas kolektif mereka.

Dalam Alquran disebutkan, «وَأَقِیمُواْ الصَّلاَةَ وَآتُواْ الزَّکَاةَ وَارْکَعُواْ مَعَ الرَّاکِعِینَ» “Dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk” (QS. Al-Baqarah: 43). Yang ditegaskan adalah Rukuklah beserta orang-orang yang rukuk, anjuran untuk menyelenggarakan salat secara berjamaah.

Ada berbagai anjuran mengenai salat, salah satunya yang terpenting adalah salat berjamaah. Ada banyak hal tentang pentingnya salat berjamaah, beberapa di antaranya adalah:

Salah satu manfaat salat berjamaah adalah mengetahui masalah orang lain. Muslim berbicara satu sama lain di sela-sela salat berjamaah dan belajar tentang situasi satu sama lain dan, jika bisa, mereka memecahkan masalah.

Salah satu sifat penting dari salat berjamaah adalah doa secara berjamaah. Terkadang yang berdoa adalah satu orang, tetapi yang menjawab amin adalah banyak orang. Menurut riwayat, doa bersama lebih dekat untuk terijabahkan; pada saat yang sama, doa seorang mukmin memiliki banyak pahala dan berkah bagi mukmin lainnya.

Dalam salat berjamaah, orang berbaris dalam satu barisan dan tidak ada yang lebih unggul dari yang lain; Setiap orang, sebagai seorang Muslim, berada dalam barisan salat berjamaah dan tidak memiliki tujuan selain beribadah kepada Allah swt, dan setiap orang berdiri bersama sebagai hamba Allah. Kesetaraan orang mukmin ini meningkatkan persahabatan, keintiman, dan altruisme di antara mereka. Pada saat yang sama, itu menghancurkan spirit individualisme dan isolasi serta melawan kesombongan dan keegoisan.

Nabi Muhammad (saw) memperkenalkan penyelenggaraan salat berjamaah sebagai sarana untuk menghindari neraka dan kemunafikan dan mengatakan: "Siapa pun yang melakukan salat berjamaah selama empat puluh hari, Allah akan menjauhkannya dari kemunafikan dan neraka." (Asrar al-Shalat Ghazali, hal. 43).

 

Kata kunci: Salat - Salat Berjamaah - Masjid - Persatuan - Mukmin

Kunci-kunci: Salat ، Salat Berjamaah ، Masjid ، Persatuan ، Mukmin
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* :