
“Bulan suci Ramadhan di UEA memiliki adat istiadat, tradisi, ritual dan kenangan tersendiri, yang tercermin dalam banyak aspek kehidupan masyarakat negara ini,” menurut Iqna, mengutip Emirat.
Adat, tradisi, dan ritual Ramadhan di UEA ini berbeda dari bulan-bulan lainnya karena Ramadhan di UEA adalah bulan untuk mempererat ikatan kekerabatan, pertemuan keluarga, dan begadang hingga sahur.
Dulu, perayaan bulan suci Ramadhan dimulai pada malam pertengahan Sya'ban, yang dikenal dengan "Haq al-Lailha Syab" dan di UEA merupakan kebiasaan bagi anak-anak untuk berkumpul di lingkungan mereka setelah shalat Maghrib. Mereka mengenakan pakaian tradisional yang indah dan sepatu bermotif, mereka pergi ke pintu rumah dan menyanyikan puisi di pintu setiap rumah agar penghuni rumah memberi mereka manisan dan kacang.
Gargee'an atau Haq Syab adalah salah satu kebiasaan umum Ramadhan di wilayah Teluk Persia. Dalam acara ini, anak-anak merayakan malam ke-14, 15, dan 16 bulan suci Ramadhan. Anak-anak mempersiapkan acara ini sejak hari ke 10 Ramadhan, dan untuk tujuan ini, mereka memilih rumah yang ingin mereka kunjungi pada malam Gargee'an, dan di sisi lain, mereka menyiapkan tas yang dijahit ibu mereka untuk memasukkan kacang dan cokelat.

Bulan Ramadan di UEA diawali dengan perayaan penuh suka cita.
Musahhir adalah salah satu fitur Ramadhan yang paling menonjol di UEA, dan di beberapa negara disebut Mushirati, musahhir adalah orang yang pergi ke rumah-rumah ke gang-gang jalan pada Ramadhan dan menabuh genderang serta membangunkan orang untuk sahur tanpa dibayar. Juga, pada malam Idul Fitri, mereka memberinya hadiah, dan beberapa memberinya Zakat fitrahnya.
Di sisi lain, pertemuan khusus bulan Ramadhan, yang disebut "Miles" atau "Divanieh" dalam dialek Emirat, juga diselenggarakan. Majlis ini, yang merupakan semacam pertemuan sosial untuk menyambut tamu di bulan Ramadhan, telah menjadi tempat orang berkumpul dan bertukar berbagai berita, serta membaca puisi dan bercerita, selama bertahun-tahun.

Acara ini berlanjut hingga sahur, saat suara genderang musahhir dibunyikan. Di sisi lain, wanita dan gadis berkumpul di bulan suci Ramadhan ini dan menjahit baju baru untuk diri mereka sendiri, istri dan anak-anak mereka. Ketika bulan Ramadhan mencapai hari terakhirnya, para wanita mulai membersihkan rumah dan mulai memasak manisan dan makanan untuk hari raya Idul Fitri. Bulan Ramadhan di UEA juga menjadi bulan permainan khusus untuk anak-anak. (HRY)