
Dalam webinar yang diselenggarakan oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT) Shia Muslim Association (ZEKR) bertajuk "Three Nights of Ramadan with Harvard", tiga profesor dari Universitas Harvard mempresentasikan penelitian terbaru mereka tentang masalah Alquran dan Islam.
Shady Hekmat Nasser, seorang profesor sastra Arab dan peradaban Islam di Universitas Harvard, menjadi pembicara pertama webinar ini.
“Kemungkinan besar, satu contoh pertama Alquran sudah ada sebelum pengumpulan Alquran oleh Utsman,” ucap Shady Hekmat Nasse di awal pidatonya. Dalam menjelaskan masalah ini, ia menyatakan bahwa bacaan Alquran yang paling tidak konvensional pun tidak banyak mengubah nahwunya, misalnya dalam bacaan Ibnu Masud, satu kata diganti dengan kata lain. Artinya, ada pola yang dia ambil sampelnya.
Profesor universitas ini melanjutkan, Alquran bukanlah teks yang sepenuhnya lisan dalam arti bahwa hanya sekedar menghafalnya, tetapi sumber-sumber memberitahu kami bahwa ada contoh teks tertulis Alquran (sebelum penyusunan naskah tunggal Alquran oleh Utsman); Meskipun itu bukan kitab yang lengkap, itu mencakup bagian dan surah-surah Alquran.
Namun, dia menegaskan, kita tidak pernah tahu apakah Alquran itu disusun pada masa Nabi Muhammad saw atau tidak. Dia juga menunjuk pada pendapat sebagian ulama yang menganggap riwayat-riwayat yang berkaitan dengan penghimpunan Alquran adalah palsu dan memberikan penghargaan kepada para khalifah Muslim dan mengurangi peran Nabi (saw), dan berkata: “Kami tidak boleh mengabaikan aspek politik riwayat.”
Shady Nasser menambahkan, jika Anda memindahkan sesuatu secara lisan, itu akan mengalami perubahan. Ini adalah aturan emas. Dia menambahkan: "Jika Anda memiliki teks yang tidak memiliki perubahan, di sinilah muncul di benak Anda bahwa teks tersebut mungkin tidak direkam secara verbal dalam aslinya."

Shady Nasser menambahkan, konsensus umum Muslim Ahlussunah dan beberapa ulama Syiah adalah bahwa selama masa Nabi (saw), tidak ada kitab khusus atau mushaf lengkap yang dikumpulkan. Mungkin ada semacam contoh pertama. Tidak diketahui apakah ayat-ayat itu awalnya ditulis seperti sekarang ini. (HRY)