
Pernyataan tersebut dikeluarkan pada akhir Konferensi Ulama Yaman untuk Mendukung Rakyat Palestina, yang diadakan di ibu kota, Sana’a, bertajuk “Ulama dan Kewajiban Umat untuk Mendukung Kaum Tertindas di Gaza dan Palestina.”
Para ulama juga menyerukan para pemimpin rezim Arab dan Islam serta rakyatnya untuk mengambil langkah-langkah praktis yang jelas dan bersatu dalam menghadapi musuh kriminal Zionis dan menghadapi negara-negara yang bersekutu dengannya.
Pernyataan tersebut menekankan larangan normalisasi dengan entitas perebut dan kriminal Zionis dalam segala bentuk dan manifestasinya.
Para ulama menyerukan masyarakat dan rezim di negara-negara tersebut untuk berusaha segera mencabut pengepungan yang diberlakukan terhadap rakyat Gaza, membuka pelabuhan darat, udara dan laut, memberikan makanan, bantuan medis dan bahan bakar serta meringankan penderitaan mereka.
Mereka menekankan perlunya mengaktifkan senjata boikot terhadap entitas kriminal Zionis serta negara-negara dan perusahaan pendukungnya, dalam segala bentuk boikot baik itu politik, ekonomi, militer, keamanan, budaya, olahraga atau lainnya. (HRY)
Sumber: arrahmahnews.com