Menurut Iqna mengutip Al-Kafeel, musabaqoh ini diselenggarakan atas inisiatif Pusat Alquran Al-Hindiyah, yang berafiliasi dengan lembaga ilmiah Alquran makam suci Abbasi (as), dengan tujuan untuk menonjolkan potensi Alquran para peserta program tersebut.
Terkait hal tersebut, Youssef Al-Wazir, Kepala Unit Media di Pusat tersebut, mengatakan: “Musabaqoh ini terselenggara dengan partisipasi 18 orang pembelajar Alquran dari berbagai wilayah di pusat Kota Al-Hindiyah dan desa-desa sekitarnya, yang meliputi berbagai bidang hafalan dan qiraat, serta menjawab pertanyaan-pertanyaan fiqih dan ideologis, yang dilaksanakan di bawah pengawasan dewan juri khusus”.
“Musabaqoh diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran oleh Ali al-Huseini, qari pemula. Setelah itu, Syekh Anas al-Fatlawi, sambil menyampaikan pidato instruktif, menjelaskan peran program-program Alquran makam suci Abbasi (as) dalam mendidik generasi dengan cara terbaik,” ungkapnya.
Lembaga ilmiah makam suci Abbasi (as) memberikan perhatian khusus pada penyelenggaraan kegiatan-kegiatan Alquran dengan tujuan menyebarkan budaya Alquran di masyarakat. (HRY)
4302413