IQNA

Hikayat Alquran Makkah: Dari Tulisan Tangan ke Cetak

11:02 - June 01, 2026
Berita ID: 3483684
IQNA - Alquran Makkah (Mushaf Makkah) adalah Alquran nasional pertama Arab Saudi, yang dicetak dari manuskrip bertahun-tahun yang lalu dan merupakan peristiwa bersejarah di Kerajaan Arab Saudi.

Menurut Iqna mengutip Al Riyadh, pada saat percetakan belum mencetak jutaan eksemplar Alquran setiap tahun seperti sekarang, sebuah proyek yang menjadi titik balik dalam sejarah Arab Saudi dan pengabdian negara terhadap Alquran dimulai di Makkah.

Sejak zaman almarhum Raja Abdulaziz bin Abdulrahman Al Saud, Arab Saudi telah memberikan perhatian besar pada Alquran dan menjadikannya dasar pendidikan dan gaya hidup.

Sejalan dengan perhatian ini, gagasan Alquran Saudi pertama, yang merupakan versi cetak pertama Alquran di Arab Saudi, terbentuk setelah diperkenalkannya Alquran yang ditulis dengan tulisan tangan Syekh Muhammad Tahir Al-Kurdi. Syekh Muhammad Tahir Al-Kurdi dikenal sebagai salah satu kaligrafer Alquran terkemuka di era sekarang.

Menurut dokumen Yayasan Raja Abdulaziz, sebuah komite pemerintah khusus dibentuk untuk meninjau dan merevisi Alquran ini, yang mencakup para ulama terkemuka dalam bidang pembacaan Alquran di Makkah.

Karya ini diperiksa dengan cermat di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Penelitian Ilmiah, Fatwa, Dakwah dan Bimbingan pada saat itu, untuk memastikan keakuratan teks (teks Alquran), keakuratan kaligrafi, dan tanda-tanda sesuai dengan prinsip-prinsip yang telah disetujui.

Setelah proses penyalinan dan peninjauan selesai, Alquran tersebut dipersembahkan kepada Raja Faisal bin Abdulaziz Al Saud, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Raja Hijaz. Proyek tersebut mendapat perhatian langsung darinya dan ia memerintahkan agar pencetakannya dilanjutkan.

Pada tahun 1369 H (1950 M), salinan pertama Alquran ini dicetak dan diterbitkan, yang merupakan peristiwa bersejarah di Kerajaan Arab Saudi. Salinan ini dipersembahkan kepada Raja Abdulaziz, dan salinan lainnya dibagikan kepada anak-anaknya dan sejumlah ulama.

حكایت «مصحف مکه»؛ از دست‌نویسی تا چاپ

Sampul Alquran menjelaskan tahapan ini, dengan menyatakan bahwa “Alquran Makkah dicetak oleh Muhammad Tahir al-Kurdi, seorang guru kaligrafi di Direktorat Jenderal Pendidikan di Makkah, atas biaya Perusahaan Makkah, pada masa pemerintahan Raja Abdulaziz”.

Versi ini bukan sekadar mewakili proses pencetakan Alquran tradisional; melainkan, ini merupakan titik balik dalam sejarah pelayanan Alquran di Arab Saudi, menjadi Alquran pertama yang dicetak oleh Saudi pada tahap awal pembangunan negara tersebut.

حكایت «مصحف مکه»؛ از دست‌نویسی تا چاپ

Distribusi "Alquran Makkah" di kalangan jemaah haji dan umrah berlanjut selama bertahun-tahun, membuktikan upaya awal Arab Saudi untuk menerbitkan Alquran dan upaya pencetakannya.

Seiring waktu, upaya ini berkembang menjadi bentuk yang lebih komprehensif dan luas, yang mengarah pada pendirian Kompleks Percetakan Alquran Raja Fahd, yang melanjutkan misi yang sama dengan memproduksi dan mendistribusikan jutaan eksemplar Firman Wahyu dalam berbagai bahasa di seluruh dunia. (HRY)

 

4355088

Kunci-kunci: hikayat ، Alquran  ، Makkah
captcha