Iqna: Ayatullah Ali Akbar Hasyemi Rafsanjani dalam khotbah Jumatnya hari ini menyempaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh umat Islam dunia atas tragedi bom yang terjadi di makam Imam Hasan Askari di Samirra', Irak.
Sepanjang sejarah semua imam Ahlul Bayt, menurutnya menjadi obyek kedhaliman, bahkan kita saksikan hari ini hingga ke kuburan mereka as.
Rafsanjani berpendapat, bahwa tujuan musuh yang melakukan tindakan tersebut adalah merusak tatanan kemanan yang sudah dibangun dan mengubah perbedaan teologis dan pemikiran antar kelompok kepada peperangan dan pertumpahan darah.
Pada kesempatan itu Khatib juga mengingatkan apa yang telah disampaikan oleh para tokoh, ulama besar dan pemimpin umat agar kaum muslimin, khususnya di Irak tetap menjaga persatuan dan kesatuan mereka dan terpengaruh serta terprovokasi oleh siapapun dengan dalih apapun.
Pada bagian lain khotbahnya, Rafsanjani juga menyampaikan tentang peringatan Haul Sayyidah Fatimah, putri Rasul saw yang merupakan sebuah lembaran hitam abadi di dalam sejarah yang tak terlupakan selama-lamanya.
Pada khotbah keduanya Ayatollah Hasyemi juga menyesalkan apa yang terjadi di Palestina. padahal menurutnya bisa diselesaikan dengan baik tanpa kontak senjata. mudah-mudahan mereka dengan cepat akan menyadari kerugian besar yang diderita oleh semua pihak dengan apa yang melakukan saat ini.
Begitu juga di Lebanon, menurutnya seperti hari demi hari persoalan akan mengarah kepada perang saudara di antara mereka, mudah-mudahan hal itu tidak akan terjadi.
beliau pun juga menyinggung tentang peringatan Haul Ayatullah Sai di dan Syahid Mushthofa Chamron serta menyebutkan tentang kebesaran keduanya dan jasa yang telah mereka lakukan dalam revolusi.
133820
.