IQNA

Kita Mengutuk Statmen Kandidat Presiden Amerika Serikat

18:07 - August 05, 2007
Berita ID: 1569156
Jubir Kemlu Iran mengutuk statmen yang disampaikan oleh kandidat presiden Amerika Serikat tentang penyerangan ke atas kota-kota suci umat Islam dalam rangka menjaga keamanan negaranya.
Iqna: DR Sayyid Muhammad Ali Husainiy, Jubir kementrian Luar Negri Republik Islam Iran dalam sebuah Konfrensi Pers luar dan dalam negri menegaskan, bahwa apa yang disampaikan oleh kandidat presiden Amerika Serikat untuk menyerang kota-kota suci kaum muslimin termasuk Mekkah dan Madinah demi menyelamatkan negaranya dari serangan nuklir merupakan sebuah statmen yang menyerupai dengan yang pernah disampaikan oleh salah seorang petinggi rezim Zionisme Israel tentang Mekkah, Madinah dan Mesjid Al Aqsha.

Menurutnya hal itu menunjukkan esensi pemikiran mereka dan orang-orang yang mengikuti mereka dalam melakukan tindakan-tindakan ekstrim dan terorisme.

Jubir Kemlu itu juga menyebutkan, bahwa para diplomat Iran telah memberikan reaksi dengan berbagai cara dalam beberapa kesempatan atas fatwa beberapa orang ulama Wahhabi Saudi tentang penghancuran situs-situs bersejarah umat Syiah.

Begitu juga Dubes Iran di Riyadh telah melakukan berbagai pertemuan dengan para petinggi Saudi Arabika dan semua mereka mengecam fatwa tersebut dan menegaskan, bahwa fatwa mereka bertentangan dengan kebijakan pemerintah Saudi dan bertentangan pendapat Lembaga tertinggi Pengadilan dan Majelis Fatwa Pusat, tambahnya.

Husainiy menegaskan, bahwa para petinggi Saudi sebagaimana telah melakukan kecamannya atas pelaku pengeboman kuburan suci Imam Hasan Askari as begitu juga mengecam setiap tindakan yang melecehkan tempat-tempat suci Sunni dan Syiah di mana saja berada dan menganggapnya hal itu sebagai fenomena Zionisme.

Berkenaan dengan kehadiran militer bersenjata Amerika di sebagian negara Arab Husainiy menjelaskan, bahwa Iran selalu berusaha menjalin hubungan persaudaraan yang baik pada seluruh negara tetangga di Timteng, wapaupun Amerika selalu berupaya dengan berbagai cara untuk menyulut api permusuhan diantara Iran dan negara-negara tetangga.

Menurutnya AS melakukan hal itu karena menjadikan keamanan di Israel sebagai prioritas di atas segalanya, namun hal itu tidak akan berhasil, sebab kita telah menjalin hubungan yang sangat erat dengan seluruh negara tetangga.

Jubir Kemlu juga menerangkan tentang sebab penolakan Eropa atas keputusan Kongres Amerika untuk melakukan boikot atas Iran sebagai pandangan yang realistis dan logis. Ia menambahkan, bahwa Republik Islam Iran selalu memilki keyakinan bahwa boikot ekonomi itu sama sekali tidak akan menjadikan sebuah bangsa mundur dan melepaskan hak-haknya yang pasti. Berkali-kali kita pun juga telah sampaikan, bahwa kerugian akan diterima oleh banyak negara sebagai akibat darinya.


151275
captcha