Iqna: Ayatullah Mahmud Hasyemi SYahrudi, Ketua lembaga Yudikatif Republik Islam Iran mengatakan hal itu hari ini pada pertemuan dengan seluruh kepala pengadilan di seluruh Iran.
Pada pertemuan itu beliau juga menambahkan, bahwa jika segala kehebatan Islam dan seluruh ajarannya disampaikan dengan baik dan benar, maka akan terciptalah atmosfir dan potensi kuat untuk mengajak seluruh umat manusia pada ajaran agama yang sejati.
Syahrudi juga menegaskan, bahwa krisis ekonomi yang menimpa barat pada saat ini adalah akibat ketidak konsistenan para pelaku ekonomi dan pemilik modal dalam menjalankan roda perekonomian dunia. Sangat disayangkan efek dari krisis ini semakin hari semakin meluas.
Menurutnya segala bentuk ketidak adilan itu akan tumbang dan tidak akan berjalan lama, karenanya penjajahan Zionisme Israel atas bangsa dan rakyat Palestina yang bertangan kosong itu tidak lama lagi akan berakhir.
Saat ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk menjelaskan tentang kelebihan dan kehebatan sistem ekonomi Islam ke seluruh penjuru dunia, sehingga berbagai rahasia di balik aturan dan batasa syariat seperti keharaman riba akan jelas dan mudah dipahami oleh penganut dan pengagum sistem ekonomi liberal, tegasnya.
Walaupun pada saat yang sama kita harus mengakui, bahwa krisis ekonomi global ini juga memiliki akar politik , seperti agresi yang dilakukan oleh Amerika atas Negara-negara lemah dunia., tambahnya.
Berkenaan dengan kesepakatan yang dilakukan antara Irak dan Amerika beliau mengomentarinya dengan mengatakan, bahwa seluruh pemimpin keagamaan dan elit politik Irak tidak akan tunduk dan mengikuti keinginan para penjajah, karenanya semua kebijakan yang diambil pastilah demi menjamin kepentingan dan kebaikan Irak.
Pada pertemuan itu beliau juga menjelaskan akan ditundanya kunjungan ke Rusia, karena belum disepakatinya kerjasama di bidang hukum antara Iran dan Rusia .
sebagaimana pada pertemuan itu juga dibahas beberapa masalah yang berhubungan dengan perlindungan terhadap anak dan remaja di bawah umur.
311930