Kantor Berita Al Quran (IQNA) cabang Teluk Persia: dalam kunjungan para petinggi Negara baru-baru ini, yakni hari-hari terakhir bulan November yang lalu, menyebutkan, bahwa negara telah mengizinkan kepada Universitas Syiraz untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswi yang dikeluarkan dari universitas-universitas di Barat dengan nama beasiswa pejuang dan martiyr Jilbab Marwah Ash Sharwiniy.
Pada poin 12 pernyataan yang dikeluarkan oleh organisasi kemahasiswaan Univ. Syiraz disebutkan, bahwa diantara media yang bisa dilakukan dalam rangka meraih tujuan-tujuan busuk merusak nilai-nilai dan tujuan mulia adalah melakukan manipulasi berita dan propaganda buruk yang dapat membangkitkan emosi sehingga dikeluarkan milyaran biaya untuk menciptakan kebebasan palsu.
Namun di sisi lain kita menyaksikan mereka yang meneriakkan kebebasan dan hak asasi manusia serta hak-hak sipil guna menegakkan demokrasi, tetapi seorang gadis berjilbab harus mati di hadapan mata hakim militer.
Para penyeru kebebasan dari Negara-negara besar pun diam seribu bahasa seolah-olah tak terjadi apa-apa.
Dalam pernyataan itu juga disebutkan, bahwa memahami nilai-nilai luhur manusia serta memperkenalkan ikon-ikon yang telah mengorbankan dirinya dalam rangka menjaga akidah dan ajaran agamanya adalah cara yang tepat untuk menghidupkan kembali agama dancara yang efektif untuk menggagalkan konspirasi dan rekayasa para musuh.
Akhir dari pernyataan itu menyebutkan, bahwa Kami menyambut baik dan menghargai keputusan Presiden dan Gubernur Fars atas program pemberian beasiswa ini.
516079