IQNA

Propaganda Larangan Jilbab Hambat Kemajuan Pemerintahan Iran

7:00 - January 21, 2011
Berita ID: 2068003
Sekjen Forum Dunia Pendekatan Mazhab-mazhab Islam menyakini bahwa propaganda negatif terhadap jilbab adalah bagian program ektensif dari propaganda kaum arogan untuk meragukan prestasi yang dicapai oleh pemerintahan Islam Iran.
Iqna melaporkan, Sekjen Forum Dunia Pendekatan Mazhab-mazhab Islam, Ayatollah Taskhiri dalam wawancaranya dengan wartawan iqna mengisyaratkan propaganda negatif yang berkenaan dengan jilbab dan kesucian di tengah-tengah masyarakat adalah bagian dari rancangan ektensif dari musuh-musuh Islam dan sikap penentangan terhadap pemerintahan Islam.

Beliau menambahkan, propaganda tersebut juga upaya untuk meragukan ajaran-ajaran Islam dan hal yang biasa dilakukan oleh pihak musuh.

Ia pun menyatakan bahwa sistem disertai dengan pembentukan aturan Islam adalah pencapaian paling penting dari Revolusi Islam dan menambahkan, "Jalan kebahagian dan kemajuan melalui pelaksanaan hukum Islam secara benar.”

Pencapaian yang paling penting dari revolusi Islam di dunia menurut Imam Khomeini (ra) dan Ali Khamenei adalah kebangkitan Islam telah datang dan kebangkitan Islam dalam kondisi baik dan sangat baik di hati kaum muslimin serta semakin berkembang di masa mendatang. Selain itu, masyarakat Muslim harus merealisasikan tujuan al-Quran dalam kesehariannya.

Sekjen Forum Dunia Pendekatan Mazhab-mazhab Islam menegaskan, “Saya yakin dari ucapan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam bahwa kita harus membela peningkatan yang dicapai oleh revolusi Islam dengan kesadaran jiwa dan keyakinan.”

733458


captcha