IQNA

Revolusi Islam Mempercepat Proses Penerimaan Budaya Al-Quran

5:09 - February 09, 2011
Berita ID: 2078002
Saat ini, masyarakat Islam dan bahkan pengikut agama lain menyimpulkan bahwa cara terbaik dan konstitusional penerimaan suatu budaya berdasarkan al-Quran adalah melalui Revolusi Islam, yang akan mempercepat proses tersebut.
Anggota Majelis Ulama, Hujjatul Islam Muhammad Bahrami dalam wawancaranya dengan wartawan IQNA, seraya mengucapkan selamat atas hari jadi kemenangan Revolusi Islam Iran ke-32 mengatakan, “Revolusi Islam memiliki 3 pilar, yakni Islam, pemimpin dan rakyat. Ketiga pilar ini saling berhubungan satu sama lain dan menciptakan peluang terjadinya revolusi Islam.

Ia mengisyaratkan tentang perlunya persatuan rakyat dan menambahkan, “Jika masyarakat tidak memiliki ideologi yang benar, mereka akan terpecah belah dan sulit untuk menyatukan mereka. Namun, Islam di masyarakat Islam di Iran dapat mengitegrasikan perbedaan di masyarakat.”

Anggota Delegasi Fakultas Tinggi Syahid Mutahhari ini juga menyatakan bahwa salah satu fungsi Islam adalah memberikan motivasi dan menambahkan: "Seorang pemimpin adalah memimpin orang-orang dan memberika petunjuk. Keberadaan tiga rukun: Islam, kepemimpinan dan rakyat dapat memberikan kemenangan untuk Revolusi Islam dan kelanggengannya, serta menyatukan kelompok-kelompok lain melalui pilar ini.”

Ia mengisyaratkan adanya penindasan pada masa pemerintahan Syah, dengan mengatakan, “Tidak dapat diabaikan begitu saja ketidakadilan dan korupsi di masa rezim Pahlavi, rakyat merasa agama dan keyakinan mereka dilecehkan oleh penguasa. Karena itu, Imam Khomeini ra melalui perjuangan bersama masyarakat dapat menggoyang rezim tersebut.”

Seraya mengiyaratkan perbedaan masyarakat kini dan mayarakat sebelum revolusi, ia mengatakan, “Gerakan budaya adalah jenis gerakan lambat, hal ini menyebabkan akan menyisakan budaya-budaya lama yang berlaku di masyarakat.”

Ia menambahkan bahwa Revolusi Islam telah terbuka di hati masyarakat dan kita tidak harus menunggu suatu periode yang mana kita akan menemukan semua ide dan cita-cita berdasarkan al-Quran. Karena itu, jika dapat mengelola dan mendidik masyarakat selama tiga dekade untuk beramal sesuai dengan al-Quran, maka kesuksesan terbesar akan kita capai.

Anggota Majelis Ulama itu menambahkan: "Saya merasa tujuan ini telah terealisasi dan masyarakat di bawah pemerintahan Republik Islam mempercayai jika mereka beramal sesuai dengan perintah al-Quran dan Islam, maka akan menyelesaikan banyak masalah. Gagasan Quran ini dapat menyelesaikan masalah kemanusiaan, jika menjadi sebuah keyakinan dan akan menciptakan perubahan fundamental di dalam kehidupan masyarakat.

Beliau mengisyaratkan gelombang Revolusi Islam di dunia sekarang ini, dengan mengatakan, “Saat ini, negara-negara Islam dan bahkan pengikut agama lain menyimpulkan bahwa cara terbaik dan konstitusional penerimaan suatu budaya berdaasarkan al-Quran adalah melalui Revolusi Islam, yang mempercepat proses tersebut.”

Ia pun mengacu pada topik Revolusi Islam. Meskipun Revolusi Industri terjadi sejak awal Revolusi Islam diperkenalkan, tetapi selama tiga dekade terakhir masyarakat Timur Tengah dan bahkan negara-negara Islam telah mengenal pesan-pesan Revolusi Islam dan kesadaran ini adalah hasil penyebaran budaya Revolusi Islam.

739428
captcha