IQNA

Kemungkinan bertambahnya tekanan, produk dalam negeri semakin perlu diperhatikan

10:52 - April 02, 2012
Berita ID: 2296352
Dengan melihat gejolak poliltik saat ini diperkirakan tekanan musuh terhadap Iran semakin menjadi-jadi; oleh karena itu produk dalam negeri semakin perlu diperhatikan.
Hujjatul Islam wal Muslimin Dzun Nur, mantan pengganti Wali Faqih di Pasdaran (Tentara Revolusi) dalam wawancaranya degan IQNA sembari menyinggung masalah penamaan tahun ini dengan sebutan tahun "Produk dalam Negeri" menyatakan: "Dengan melihat Iran adalah negara Islami yang berhasil menjadikan agama sebagai acuan sebuah negara dan undang-undangnya, Barat sebagai musuh Islam semakin kesal dan akan terus menekan kita, dan tekanan itu akan semakin besar."
Ia melanjutkan: "Semenjak kemenangan revolusi Islam Iran, Iran terus menerus diembargo dan dikenai sanksi. Tekanan itu akan terus menerus semakin berat. Oleh karena itu kita harus lebih mementingkan produksi dalam negri untuk mengatasi tekanan ini."
Seraya mengingat perkembangan Iran yang terus melaju pesat ia juga menambahkan: "Dulu Iran adalah importir gandum, namun kini Iran adalah negara pengekspor gandum. Begitu pula dalam bidang energi. Iran pun kini dikenal sebagai pengekspor besar."
Hujjatul Islam wal Muslimin Dzun Nur membenarkan Rahbar yang telah menamai tahun ini dengan nama itu. Karena masalah produktifitas dalam negri adalah satu-satunya jalan bagi kita untuk melewati rintangan-rintagan kita sekarang.
captcha