Telah diadakan konferensi peringatan hari wafatnya Syahid Shadr ke-33 di Najaf dengan tema "Menghidupkan Pemikiran Syahid Shadr".
Konferensi itu dihadiri oleh ulama dari berbagai negara seperti Lebanon, Tunisia, Sinegal, Iran, Kenya, dan juga ulama-ulama Iraq sendiri.
Muhammad Tijani Samawi, seorang intelek Muslim asal Tunisia juga menghadiri seminar tersebut. Dalam wawancara bersama wartawan Nun ia menyatakan: "Syahid Shadr adalah pencetus pemikiran Kebangkitan Islam di dunia ini. Dan saat ini pun kita menyaksikan Revolusi Islam Iran sebagai hasil dari pemikirannya. Banyak sekali tulisan-tulisan berharga beliau yang perlu diabadikan untuk generasi mendatang."
Hujjatul Islam wal Muslimin Sayid Shadruddin Qabanci, Imam Jum'at Najaf juga mengatakan: "Syahid Shadr adalah pembangun pondasi revolusi Islami di Iraq dan termasuk orang yang pemikiran-pemikirannya menjadi dasar perubahan di negara ini."
Seraya menyinggung ucapan Rahbar tentang Revolusi Islam Iran terlahir dari dua buku "Falsafah Kami" dan "Ekonomi Kami", ia menambahkan: "Tujuan diselenggarakannya konferensi ini adalah mengenalkan kembali pemikiran-pemikira Syahid Shadr dan karya-karya beliau sebagai seorang yang sangat berjasa bagi dunia Islam dan Iraq kusunya." (Nun)
980236