Seorang mufiti Siberia dalam penjelasannya tentang rakyatnya berada dalam krisis dan kemunduran menyatakan: "Tujuanku hadir di pemilu adalah untuk menunjukkan program-program baru yang dapat kujalankan untuk negara ini. Aku sendiri yakin tidak adanya pendapat yang berbeda pada dasarnya adalah diktatorisme."
Ia melanjutkan: "Seorang presiden adalah wakil seluruh rakyat yang hidup di suatu negara, mau apapun akidah dan keyakinannya. Oleh karena itu, jika aku menang dalam pemilu, aku akan menjalankan program-program yang bakal bermanfaat bagi seluruh penduduk negeri ini."
Mufti Siberia itu dalam kesempatan lainnya berkata: "Saat aku terpilih menjadi presiden nanti, aku akan berhenti menjadi mufti namun bukan berarti aku melepas semua kegiatan keagamaanku."
Sebagaimana yang diberitakan, karena presiden Siberia telah mengundurkan diri, maka sampai tahun depan harus dilaksanakan pemilihan umum presiden. (Karaman)
980680