Ayatullah Isa Qasim, Khatib Jum'at Bahrain menyatakan: "Di media resmi kita tidak ada bedanya antara halal dan haram, jujur dan bohong, dan media inilah yang menyelewengkan fakta yang sebenarnya."
Ayatullah Syaik Isa Qasim, dalam khutbah shalat jum'at kemarin di Masjid Imam Shadiq di kawasan Al Diraz, menuntut dihentikannya kekerasan dan menuruti keinginan rakyat serta menjadikan kedamaian sebagai solusi.
Ayatullah Isa Qasim dalam khutbhnya juga menyatakan dukungannya terhadap pergerakan damai masyarakat dalam menuntut haknya. Ia berkata: "Al Khalifah adalah ihak yang bertanggung jawab atas kondisi fisik para tahanan seperti Hasan Al Musyaima' dan Abdul Hadi Khajah."
Ia menambahkan: "Semakin lama negeri kita mengalami krisis ini, semakin besar pula kerugian yang kita alami."
Khatib Jum'at Bahrain itu juga menyesalkan peranan media Al Khalifah dan berkata: "Di media resmi kita tidak ada bedanya antara halal dan haram, jujur dan bohong, dan media inilah yang menyelewengkan fakta yang sebenarnya."
Pemimpin umat Syiah Bahrain itu juga menyatakan: "Bukanlah perbuatan yang sesuai dengan ketakwaan ketika mereka mendatangkan tentara-tentara asing untuk membungkam mulut rakyat dan meleparkan gas air mata ke arah mereka yang berteriak menuntut haknya masing-masing!". (Alintiqad)
985127