Partai Amal Libanon adalah salah satu kelompok mengecam aksi pembakaran Qur'an. Majelis Ulama Jabal Amel juga mengatakan penodaan Al-Quran secara terang-terangan mengabaikan sensitivitas umat Islam. Mereka menyatakan bahwa para pendeta seperti itu harus dicegah agar tak mengulangi perbuatan itu kembali.
Sementara itu, presiden dari 'Wa Qawlana Amalana', Sheikh Ahmed Qatan menegaskan bahwa tokoh-tokoh Kristen harus terlibat dan menghentikan mereka yang berusaha untuk menghasut dan menebar fitnah dengan tujuan menciptakan permusuhan antara Muslim dan Kristen.
Kepala 'Islah dan Wahdat' (Reformasi dan Persatuan), Syeikh Abdul Razaq, mengkritik diamnya Mufti Muslim atas penghinaan terhadap Quran ini. Ia bertanya-tanya: "Mana Mufti Hijaz (Arab Saudi) dan negara-negara Arab dan Teluk Persia? Mana sikap tegas mereka merespon aksi-aksi Islamophobia?"
998353