IQNA

Bertambahnya Penyerangan Terhadap Umat Islam Menjelang Pemilu Amerika

7:16 - May 16, 2012
Berita ID: 2326949
Tim internasional: Menurut Laporan IQNA, menukil dari Press TV, Ziyad Ramadhan, pada hari Minggu 13 Mei kemarin berkata kepada wartawan Press TV di Amerika: "Menjelang pemilu Amerika, aku pribadi dua kali menyaksikan penyerangan terhadap umat Islam."
Ia menambahkan: "Setiap kali pemilu akan dimulai, mulai banyak pihak-pihak tertentu yang menyatakan kebencian terhadap Islam, sampai-sampai aku berfikir baha orang yang layak menjadi presiden adalah orang yang paling membenci Islam. Menurutku ini adalah perkara yang sangat berbahaya."
Ramadhan menuntut pemerintah untuk membenahi hal ini.
Ia berkata: "Sebagaimana kita menjunjung tinggi hak-hak kaum Yahudi, kaum kulit hitam Amerika, warga Cina di Afrika, dan lain sebagainya, kita juga harus melindungi umat Islam dan meninggalkan fanatisme terhadap mereka."
Diberitakan juga bahwa akhir-akhir ini para tentara Amerika diberi program training khusus yang bertujuan untuk mengenalkan Islam sebagai musuh.
Dalam training itu disebutkan bahwa akan ada perang total melawan umat Islam, termasuk serangan bom atom ke kota Makkah dan Madinah. Pentagon pun menyatakan bahwa hal itu memang dibenarkan oleh mereka.
1008527
captcha