IQNA

15:31 - February 06, 2017
Berita ID: 3471009
MYANMAR (IQNA) - Dana Anak-anak PBB (UNICEF) dengan mengkaji laporan komisaris tinggi HAM organisasi ini, meminta pelaksanaan riset besar-besaran dan mendalam tentang kekerasan dan pelanggaran terhadap anak-anak muslim Myanmar.

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari situs Arakan, Dana Anak-anak PBB dengan menelaah laporan komisaris tinggi HAM di PBB juga mengungkapkan kekhawatiran kondisi kaum muslim Myanmar.

UNICEF dalam sebuah statemen menegaskan kelaziman untuk melacak dan menangkap para pelaku kejahatan kriminal dan brutal terhadap hak anak-anak muslim Myanmar dan juga mendukung dan merehabilitasi mereka dalam dimensi spiritual, psikis dan medis.

UNICEF dalam statemen tersebut menambahkan, pelanggaran secara terang-terangan dan kekerasan yang berlangsung terhadap anak-anak muslim kawasan Arakan di utara Myanmar sama sekali tidak bisa ditolerir dan mendukung anak-anak tersebut, dengan tanpa mempertimbangkan agama, mazhab dan ras apapun, adalah hak pasti mereka.

Perlu diingat, laporan komisaris tinggi HAM PBB menyebut kejahatan-kejahatan yang dilakukan terhadap kaum muslim Rohingya adalah "Kejam dan Menghancurkan”.

Laporan tersebut menegaskan adanya sejumlah kekerasan massal, pembunuhan sejumlah bayi, anak-anak kecil yang disengaja pemukulan dan penganiayaan secara keji, penculikan dan hal-hal serius lainnya yang melanggar HAM di Myanmar.

http://iqna.ir/fa/news/3570785

Kunci-kunci: Myanmar ، UNICEF ، Kekerasan ، Anak-anak Muslim
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\