IQNA

19:48 - April 22, 2017
Berita ID: 3471190
MESIR (IQNA) - Dengan berlalunya 53 tahun dari umur cannel radio al-Quran Mesir, masyarakat Mesir sangat tertarik, yang sejatinya hampir menyerupai seruan-seruan langit; suara-suara merdu seperti milik Abdul Basit, Syaikh Muhammad Rif’at, Syaikh Mahmoud Khalil Al Husary dll, dimana nama-nama mereka sangat berkaitan erat sekali dengan media ini.

Menurut laporanIQNAseperti di kutip dari al-Youm al-Sabi’, bulan Maret tahun 1964 dimulai penyiaran secara resmi radio al-Quran Mesir, dengan tujuan melawan pemikiran ekstrem yang baru muncul serta menghalau kemunculan nasakh penyelewengan al-Quran.

Abdul Qadir Hatim, menteri bimbingan Mesir saat itu dan pengawas kementerian informasi negara ini merekomendasikan kepadaJamal Abdul Nasir, presiden waktu itu agar meluncurkan radio al-Quran guna menyiarkan tilawah-tilawah rekaman al-Quran.Jamal Abdul Nasirmenyetujui agenda tersebut dan dengan mengeluarkan perintah pendirian sebuah cannel radio khusus al-Quran, dimulailah penyiaran radio al-Quran Mesir pada tanggal 29 Maret 1964.

Dengan berlalunya 53 tahun dari umur cannel radio al-Quran Mesir, masyarakat Mesir sangat tertarik, yang sejatinya hampir menyerupai seruan-seruan langit. Di sini akan kami isyaratkan para qori terkemuka, yang mana namanya selalu berkaitan dengan radio al-Quran Mesir, dalam sepanjang aktivitas cannel radio ini, dibentuklah banyak komite yang terdiri dari para pengajar qiraat dengan tujuan identifikasi potensi-potensi gemilang dalam qiraat, tartil, tawasih dan lantunan doa guna memperkenalkan suara-suara asli.

3- Syhaik Mahmoud Khalil Al Hussary

Al Hussary memulai karirnya dengan radio al-Quran lewat pengajuan permohonan ke jaringan radio ini pada tahun 1944 dan dengan berpartisipasi dalam ujian masuk, ia berhasil mengalahkan para rivalnya dan dikenal sebagai qori terkemua radio Mesir. Qiraat pertamanya diputar dari jaringan ini pada tanggal 16 November secara langsung.

Orang-orang Tersohor yang Tampil di Radio Al-Quran Mesir (Tamat)

Ia terkenal dengan suara istimewa; dikarenakan memiliki kemerduan tersendiri. Ustad Al Hussary termasuk para qori tersohor al-Quran di Mesir dan dunia Islam, ia orang pertama yang merekam al-Quran secara tartil dengan bacaan sepuluh. Al Hussary banyak melakukan lawatan ke negara-negara Islam dan barat dan melantunkan tilawah di majelis-majelis al-Quran, dengan suara indah dan merdunya, sejumlah non muslim pun memeluk Islam; demikian juga ia orang pertama yang melantunkan al-Quran dalam kongres Amerika dan mengumandangkan azan salat Zhuhur di PBB, ia juga melakukan lawatan ke sejumlah negara seperti Indonesia, Filipina, India, Cina, dan Inggris.

4- Mahmoud Ali Al Banna

Orang-orang Tersohor yang Tampil di Radio Al-Quran Mesir (Tamat)

Mahmud Ali Al Bana, tahun 1948 di usia 20 tahun dipekeruakan sebagai seotang qori dari radio al-Quran Mesir. Ia merupakan qori terkecil di jaringan radio ini. Ia menjadi qori masjid Malik, masjid al-Rifa'i, dan kemudian pada tahun 1959 menjadi qori masjid Imam Husein (As); pada tahun itu juga mendapatkan keputusan menjadi qari masjid Ahmadi kota Tanta. Lebih dari 21 tahun ia melantunkan tilawahnya di situ. Tahun 1980, ia kembali lagi ke masjid Imam Husein (As) dan melanjutkan rute Quraninya di situ. 

5- Ustad Ahmad Nuaina

Ahmad Ahmad Nuanina termasuk qori tersohor radio al-Quran Mesir yang lahir pada tahun 1954 di kota Metoubes dan belajar SD dan SMP nya di kota tersebut dan menamatkan SMA nya di kota Rashid dan selanjutnya meneruskan ke fakultas kedokteran universitas Inskandariah dan setelah lulus, ia bekerja di rumah sakit universitas tersebut.

Orang-orang Tersohor yang Tampil di Radio Al-Quran Mesir (Tamat)

Ia menghafal al-Quran sedari umur 8 tahun dan mempelajari tajwid dari Ahmad al-Shawwa, Ustad Nuaina mengakhiri tilawah al-Quran dengan kalimat Shadaqallâh al-‘Aliyyul ‘Adzîm, dimana penutupan indah ini belum marak dikalangan para qori lainnya, menjadi daya Tarik tersendiri bagi para pendengar.

6- Muhammad Siddiq al-Minshawi

Orang-orang Tersohor yang Tampil di Radio Al-Quran Mesir (Tamat)

Al-Minshawi, termasuk salah seorang perintis qiraat yang mana tilawahnya sangatlah istimewa dibanding dengan yang lainnya, dengan metode istimewa dan berbalut kesedihan. Ia lahir di desa al-Bawarik, kota Minshat. Ia menamatkan hafalan al-Quran di usia 8 tahun dan tumbuh besar dalam sebuah keluarga penghafal al-Quran, ayahnya adalah Siddiq al-Minshawi, yang telah mengajarinya seni qiraat al-quran. Naghom qiraat al-Quran dalam Minshawi ini dapat kita namakan dengan Maktab al-Minshawi; Ustad al-Minshawi menyebarkan naghom Maurutsi dan termasuk salah satu abdi menonjol al-Quran; ia demikian juga digelari dengan Shaut al-Baki (suara yang menangis) dikarenakan tilawah istimewa dan dukanya.

7- Ustad Sayid Muhammad Naghsbandi

Orang-orang Tersohor yang Tampil di Radio Al-Quran Mesir (Tamat)

Sayid Naqshbandi adalah guru para madah dan sebuah maktab khusus dalam lantunan doa dan termasuk pembaca doa tersohor dan pembaca tawasih dalam sejarah nasyid religi Mesir; ia memiliki suara istimewa dan menurut para musisi, termasuk salah seorang yang memiliki suara terkuat dan terluas dalam sepanjang sejarah tilawah-tilawah yang direkam.

http://iqna.ir/fa/news/3589055

Kunci-kunci: Para Qari ، Tersohor ، Mesir
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\