IQNA

21:14 - July 12, 2017
Berita ID: 3471386
NEW YORK (IQNA) - Para pemimpin organisasi terbesar pendukung hak-hak muslim Amerika dengan mengeluarkan sebuah pesan yang memuat isyarat-isyarat al-Quran tentang sirah Nabi Isa (As) ke seseorang yang memasang lukisan Al Masih yang disalib di atas tembok markas Islam New York mengajak dalam nuansa persahabatan agar lebih mempelajari tentang ideologi Islam.

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari AboutIslam, sebuah lukisan besar Al Masih (As) yang disalib dipasang di atas tembok markas Islam Long Island New York, sedang ditindaklanjuti oleh polisi New York dikarenakan probabilitas dalam barisan kejahatan yang muncul dari kebencian agama.

Cabang New York dewan Komunikasi Islam – Amerika dalam sebuah pesan yang diambil dari ayat-ayat al-Quran tentang kedudukan Nabi Isa (As) dalam Islam mengumumkan, kemungkinan fanatisme adalah motivasi perbuatan ini, namun dapat berubah menjadi sebuah kesempatan untuk mengajar orang ini dan kepada seluruh masyarakat dan menyebabkan semakin lebih mengenal umat muslim dan mengenal kadar kecintaan umat muslim kepada Nabi Isa (As).

Dalam pesan tersebut dipaparkan, Allah dalam al-Quran berfirman, "(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)”. (QS. Al-Anbiya: 45)

Al-Quran demikian juga memperkenalkan Nabi Isa (As) sebagai sebuah tanda bagi masyarakat dunia dan Allah berfirman, "Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam”. (QS. Al-Anbiya: 91)

Menurut al-Quran, Nabi Isa (As) sudah berbicara sejak dari bayi dan dapat menyembuhkan orang-orang yang sakit dengan seizin Allah, "(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan ijin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata: "Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata”. (QS. Al-Maidah: 110)

Demikian juga Allah berfirman dalam al-Quran, "Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang- orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang”. (QS. Al-Hadid: 27)

Dewan Komunikasi Islam – Amerika lebih lanjut mengumumkan, dari awal tahun ini kami meminta dilakukan penelitian tentang beragam kemungkinan kejahatan dengan motivasi kebencian agama, yang mayoritas dikarenakan serangan ke sejumlah masjid. Beragam masjid di Colorado, Florida, Ohio, Iowa, Kentucky, Georgia, Arizona, Virginia, West Virginia, New Jersey, New York, Maryland, Texas dan propinsi Amerika lainnya menjadi target serangan.

Cabang New York Dewan Komunikasi Islam Amerika, demikian juga mengabarkan peningkatan 560% kejahatan yang muncul dari kebencian terhadap umat muslim pada tahun 2016.

Organisasi ini dalam kelanjutan pesannya mengafirmasi persamaan antar penganut agama Ibrahimi. Nabi Muhammad (Saw) bersabda bahwa di dunia ini dan alam akhirat, saya adalah orang paling terdekat dengan Isa Ibni Maryam (As). Semua para nabi adalah saudara satu sama lain dan menurut penuturan al-Quran semua agama adalah satu.

http://iqna.ir/fa/news/3617652

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\