IQNA

9:27 - November 14, 2018
Berita ID: 3472656
MYANMAR (IQNA) - Negara-negara ASEAN menyatakan kekhawatirannya tentang pelanggaran HAM di Myanmar.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Reuters, pernyataan akhir KTT ASEAN, yang dijadwalkan akan dibacakan hari ini, menyoroti respon penuh pejabat pemerintah Myanmar atas kekerasan terhadap Muslim di kawasan Rakhine.

Dalam draft pernyataan akhir pertemuan ini, situasi di kawasan Rakhine digambarkan sebagai suatu hal yang "mengkhawatirkan".

Pemerintah Singapura, yang menjadi tuan rumah KTT tahun ini, belum mengomentari pernyataan itu, tetapi sebuah sumber informasi terpercaya melaporkan bahwa Singapura, sebagai tuan rumah pertemuan, sangat ingin mengambil posisi yang kuat terhadap krisis Muslim Rohingya.

Demikian juga, Malaysia, Indonesia dan Brunei, negara-negara Muslim ASEAN, menyerukan sikap yang lebih keras mengenai masalah ini. Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mengumumkan dalam sebuah wawancara yang disiarkan televisi bulan lalu bahwa ia tidak akan lagi mendukung kepala pemerintah Myanmar, Aung San Suu Kyi, dan menyebut situasi tidak adil bagi Myanmar.

Amnesty International hari ini mengumumkan bahwa ia menarik penghargaan HAMnya dari Suu Kyi yang didakwa kebungkamannya dalam mendukung pelanggaran hak-hak muslim.

 

http://iqna.ir/fa/news/3763563

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\