IQNA

7:06 - March 05, 2019
Berita ID: 3472940
IRAN (IQNA) - Ketua komite teknis, serta kepala yayasan musabaqoh Quran organisasi wakaf dan amal, dengan mendeskripsikan rincian akhir musabaqoh internasional Alquran di Iran, mengabarkan kehadiran 57 juri Iran dan luar negeri pada lomba tersebut.

Menurut laporan IQNA, program cakrawala radio Alquran, yang pada tanggal 2 Maret mengupas topik musabaqoh internasional Alquran Republik Islam Iran, dengan kehadiran Mohammad Taghi Mirzajani, direktur komite teknis musabaqoh internasional Alquran Iran ke-36 Iran dan Hujjatul Islam wal Muslimin Ali Moghani, kepala yayasan musabaqoh Quran organisasi wakaf dan amal telah mengudara dari jaringan radio ini.

Hujjatul Islam wal Muslimin Ali Moghani mengatakan: “Dalam musabaqoh ini kita akan menyaksikan musabaqoh untuk orang dewasa, wanita, tunanetra, pelajar agama dan pelajar. Pada bagian cacat netra tahun ini, kita tidak akan menyaksikan penyelenggaraan musabaqoh dibidang qiraat tahkik, yang tampaknya disebabkan kurangnya partisipasi para peserta dalam musabaqoh.

35 Juri Iran dan Luar Negeri Hadir dalam Musabaqoh Internasional Alquran Iran/ Pengumuman Perubahan Terakhir

60 Persen Luar Negeri dan 40 Persen Orang Iran untuk Pertama Kalinya

Ketua Komite Teknis Musabaqoh Internasional Alquran Republik Islam Iran, menjelaskan bahwa dalam putaran musabaqoh ini di semua kategori, keseluruhan diemban 57 pengajar Iran dan luar negeri dalam bentuk juri, pengamat dan pengajar pembimbing musabaqoh. “35 orang dari Iran dan 22 dari 13 negara dunia, yang sekitar 99% orang-orangnya sudah teridentifikasi. Sekitar 40 persen pengajar Iran dan hampir 60 persen pengajar luar negeri untuk pertama kalinya memberikan penilaian dalam musabaqoh ini,” ucapnya.

Kehadiran 600 Peserta dari 81 Negara di Babak Kualifikasi

Lebih lanjut, Mohammad Taghi Mirzajani dengan menekankan bahwa pada babak kualifikasi, perwakilan dari 81 negara di dunia hadir, mengupas perubahan aturan jalannya musabaqoh, dan menambahkan bahwa aturan musabaqoh direvisi beberapa tahun yang lalu. Tiga tahun lalu, kumpulan sesepuh Muslim berkumpul dengan tuan rumah organisasi wakaf dan melakukan tinjauan besar.

Ketua Komite Teknis Musabaqoh Internasional Alquran Iran menyatakan: "Tahun ini, musabaqoh di setiap kelima grup akan memiliki tiga tahap kualifikasi, semifinal dan final." Pada tahun-tahun sebelumnya, babak kualifikasi musabaqoh berlangsung di Iran, tetapi tahun ini akan diadakan dengan cara tidak hadir dan virtual. Tahun ini, para qori diminta untuk mengirimkan file gambar dan para hafiz juga memiliki tautan video langsung untuk dievaluasi pertama atau pendahuluan. Ini menghasilkan perbaikan yang baik, dengan demikian kami mengharapkan tingkat partisipasi yang tinggi di semi final dan pada babak final, tingkat musabaqoh sangat luar biasa.

Penghapusan Batasan Penerimaan dari Sejumlah Negara

Lebih lanjut, Hujjatul Islam Ali Moghani menekankan penghapusan pembatasan penerimaan jumlah orang dari suatu negara, dan mengatakan: “Selama bertahun-tahun, organisasi wakaf dan amal secara resmi mengundang sejumlah perwakilan dari berbagai negara dimana setiap negara memperkenalkan satu delegasi untuk satu jurusan, namun tahun ini batasan tersebut dibuang dan setiap negara menurut kinerja sebelumnya, memiliki saham tersendiri, yang minimal sebanyak lima orang. Misalnya, Afganistan memiliki lebih dari 30 delegasi, dari total 20 qori Afganistan, kami akan menentukan satu orang.

35 Juri Iran dan Luar Negeri Hadir dalam Musabaqoh Internasional Alquran Iran/ Pengumuman Perubahan Terakhir

Jadwal Musabaqoh

Dia menyatakan bahwa para kompetitor akan tiba di Teheran mulai 7 April, dan briefing akan diadakan pada 8 April. Pada tanggal 9 dn 10 diselenggarakan semi final musabaqoh dan acara pembukaan dilakukan pada sore hari tanggal 10 April. Setelah pembukaan, musabaqoh akan dimulai dari 11-13 April, bulan ini di segmen sore, yang akan berlangsung dari pukul 16.00- 20.00, kami akan mengadakan musabaqoh hanya di babak final. Tanggal 14 April, kita akan menyaksikan acara penutupan dan pada tanggal 15, kita akan menyaksikan pertemuan para competitor dengan  Pemimpin Tinggi Revolusi (Rahbar). Musabaqoh wanita di hotel Homa dan pelajar agama di kota Qom.

 

http://iqna.ir/fa/news/3794646

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\