IQNA

23:33 - April 28, 2019
Berita ID: 3473076
INDIA (IQNA) - Populasi Ulama dan masyarakat India dari berbagai agama, dengan menyelenggarakan demo dalam menentang serangan teroris di Sri Lanka, melakukan simpati dengan para korban insiden ini dan mengecam eksekusi orang-orang Syiah di Arab Saudi.

Menurut laporan IQNA dari India, setelah salat Jumat di masjid Azizullah di India dengan dipimpin Javad Naghavi (Imam Jumat dan Ulama India), masyarakat negara ini memprotes kejahatan terhadap minoritas di Arab Saudi, khususnya pembantaian orang-orang Syiah dan serangan teroris di Sri Lanka.

Ribuan orang India menghadiri acara itu, dan meneriakkan slogan-slogan menentang Arab Saudi, arogansi global, dan protes terhadap serangan teroris di Sri Lanka.

Para pengunjuk rasa menyerukan PBB untuk menyelidiki pembantaian Syiah di Arab Saudi dan mempertimbangkan hukuman untuk para pelaku kejahatan.

"Kami mengutuk keras pembantaian orang-orang Syiah di Arab Saudi dan kami mendesak PBB untuk mengambil langkah-langkah serius dalam hal ini sehingga minoritas dan masyarakat mendapatkan hak-hak mereka," kata Javad Nagahvi.

Protes Masyarakat India atas Eksekusi Orang-orang Syiah di Arab Saudi

Dia juga mengutuk serangan teroris di Sri Lanka, dengan mengatakan: teroris ISIS mengatakan bahwa kami telah membalas dendam pada serangan teroris yang dilakukan terhadap Muslim Selandia Baru, ini bertentangan dengan ajaran-ajaran Islam.

Naghavi melanjutkan, Islam tidak menghukum orang-orang yang tidak bersalah dan mengutuk tindakan seperti itu, kenyataannya adalah bahwa orang seperti itu tidak memiliki agama apa pun. Saat ini, orang-orang Syiah dibantai di seluruh dunia, dan banyak Syiah (Hazara) telah terbunuh di Pakistan dan Afganistan.

Dengan menjelaskan pembantaian Syiah di Arab Saudi ia melanjutkan, ISIS telah bertanggung jawab atas serangan di Sri Lanka, dan Arab Saudi mendukung ISIS, ada terorisme di setiap bagian dunia.

Naghavi juga menyebut tentang jenis-jenis sanksi pemboikotan terhadap Iran dan mengungkapkan: Iran tidak menerima dominasi Amerika dan dijatuhi sanksi; India juga jika didesak oleh Amerika Serikat dan Israel dan menerima kemauan mereka untuk mengakhiri hubungan dagang mereka dengan Iran, maka dia seluruh dunia akan merasa malu, karena telah menunjukkan perbudakan India di bawah bendera Israel dan Amerika Serikat.

Protes Masyarakat India atas Eksekusi Orang-orang Syiah di Arab Saudi

Dia juga menggambarkan Pakistan dan Arab Saudi sebagai budak Amerika Serikat dan Israel: "Kami menyerukan pemerintah India untuk melanjutkan hubungannya dengan Iran dan tidak tunduk di bawah tekanan Amerika Serikat."

Para demonstran juga membakar gambar Putra Mahkota, Muhammad bin Salman dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump serta Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan juga menunjukkan kemarahannya dengan cara demikian.

Pasca demonstrasi, sebuah catatan dikirim ke Kantor PBB di India di mana beberapa kasus harus ditangani seperti genosida komunitas Syiah di Arab Saudi; Arab Saudi, yang memperluas anggaran organisasi teroris di seluruh dunia, harus ditempatkan sebagai sebuah negara teroris dalam bentuk boikot global dan di poin ketiga, harus dilakukan langkah-langkah keras terhadap Arab Saudi sebagai pendukung ISIS, yang bertanggung jawab atas serangan teroris di Sri Lanka.

Protes Masyarakat India atas Eksekusi Orang-orang Syiah di Arab Saudi

Di Kashmir, setelah salat Jumat, juga dilakukan demonstrasi dan pernyataan protes terhadap Arab Saudi dikeluarkan oleh berbagai lembaga seperti  lembaga memorial Imam Khomeini (ra), Himpunan Populasi Ulama Itsna Asyari, Himpunan Ulama Imamiah, Himpunan Syar’i Syiah Kashmir, Himpunan Syiah Jammu dan Kashmir.

Di bawah ini adalah video protes warga Kashmir terhadap pembantaian Syiah.

http://iqna.ir/fa/news/3806635

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\