IQNA

20:17 - October 26, 2019
Berita ID: 3473550
PERANCIS (IQNA) - Dalam statemen yang terakhir, Presiden Perancis Emmanuel Macron menekankan perlunya mengatasi hijab di sekolah-sekolah dan tempat-tempat umum serta mematuhi prinsip-prinsip sekulernya.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Anadolu, Immanuel Macron, yang telah melakukan perjalanan ke Pulau Reunion dari Samudra Hindia (dari koloni negara ini) dalam sebuah wawancara dengan wartawan mengatakan, "Masalah hijab di tempat-tempat umum tidak ada hubungannya dengan saya, tetapi saya menekankan perlunya mengatasi hijab di sekolah-sekolah dan tempat-tempat umum dan ini adalah salah satu persyaratan prinsip-prinsip sekuler. "

Dia juga menekankan perlunya imparsialitas pejabat pemerintah dan para guru tentang masalah dan kepercayaan agama serta mengklaim bahwa di beberapa distrik di Perancis, hijab digunakan sebagai simbol melawan republikanisme dan menganggapnya sebagai simbol sektarianisme.

Macron juga dengan menekankan non-diskriminasi pada masalah hijab, menyatakan: "Hari ini sebagian orang, karena kepercayaan agamanya berkata tidak komitmen dengan nilai-nilai republik. Sebagian orang membawa anak mereka pulang sepulang sekolah dan tidak mengizinkan mereka belajar musik dan beberapa hal lain."

 

https://iqna.ir/fa/news/3852367

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\