IQNA

18:50 - February 22, 2020
Berita ID: 3473959
TEHERAN (IQNA) - Pasca serangan pada Rabu malam di kota Hanau Jerman, yang dilakukan dengan motif rasis, beberapa pejabat dan pengurus organisasi-organisasi Islam menyerukan langkah-langkah lebih untuk melindungi komunitas Muslim negara itu.

Deutsche welle Melaporkan, Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer mengatakan dalam konferensi pers mengenai insiden penembakan di kota Hanau kemarin: "Menurut saya, latar belakang rasis sepenuhnya tidak dapat dipungkiri dan tidak dapat dikaitkan dengan hal lain."

Seehofer mengungkapkan, Bahaya sayap kanan ekstrem di Jerman mengancam demokrasi, dan ini adalah ancaman keamanan terbesar di Jerman. Tempat-tempat sensitif seperti masjid akan menyaksikan kehadiran polisi besar-besaran, dan polisi harus lebih banyak hadir di stasiun kereta api, bandara dan daerah-daerah perbatasan.

Di sisi lain, pejabat integrasi pemerintah Jerman, Annette Widmann-Mauz menyerukan kepada pemerintah supaya melakukan tindakan lebih banyak untuk memerangi Islamofhobia. Dia mengatakan bahwa dia ingin membahas dengan para menteri terkait "Apakah langkah-langkah yang cukup telah diambil untuk memerangi ekstrimisme sayap kanan dan kejahatan yang muncul dari kebencian."

Dr. Zakaria Altug, Juru Bicara Persatuan Turki Islam dalam Urusan Agama (DITIB) yang berbasis di Koln (Cologne), telah mendukung proposal Widmann-Mauz untuk membentuk komisi khusus. Dia juga menyerukan revisi wacana Islamofhobia di masyarakat Jerman.

"Masalah ini harus menjadi bagian dari agenda Konferensi Islam Jerman. Perwakilan masjid harus membentuk inti dari komisi tersebut dan perlindungan masjid harus ditingkatkan," katanya, dengan mengisyaratkan bahwa masalah Islamofhobia harus diakui.

Menurut laporan asosiasi Kurdi Jerman, di antara para korban serangan Rabu malam, 19 Februari, adalah warga Kurdi, dan asosiasi ini mengungkapkan kemarahannya pada pihak berwenang karena tidak mengambil tindakan untuk melawan peningkatan ekstremisme. (hry)

 

3880564

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\