
Menurut Iqna, rencana khusus pemerintah Irak untuk memberikan pelayanan kepada peziarah dari dalam dan luar negeri telah resmi dilaksanakan sejak Sabtu.
Tahsin al-Khafaji, juru bicara Komando Operasi Gabungan Irak, mengumumkan hari Jumat, bahwa visi komprehensif telah ditetapkan untuk rencana khusus Arbain tahun ini.
Peziarah manca negara melebihi 5 juta orang
Mengantisipasi kehadiran lebih dari lima juta peziarah manca negara di Irak untuk ritual Arbain, ia mengatakan: “Tahun ini, jumlah peziarah akan lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.”
Al-Khafaji menekankan, pasukan keamanan baru-baru ini melakukan upaya intelijen dan operasi unik terhadap sisa-sisa kelompok teroris ISIS di beberapa provinsi.

Komandan keamanan Irak ini sambil menekankan bahwa kelompok ISIS telah mengalami pukulan hebat dari pasukan keamanan dalam beberapa waktu terakhir, mengatakan, organisasi keamanan Irak telah menggunakan semua kemampuannya untuk memperkuat keamanan di jalur utama prosesi Arbain, serta rute hilir mudik mobil peziarah, serta mengatur pergerakan peziarah.

Kantor berita Nun Irak juga melaporkan, karena panas yang ekstrim di Irak, sebagian besar maukib telah memindahkan layanan mereka untuk para peziarah longmarch Abu Abdillah al-Husein dari siang ke malam, sedemikian rupa dari matahari terbenam hingga sekitar pukul 09.00 keesokan harinya, maukib-maukib menyuguhi makanan, minuman dan layanan-layanan lainnya, dan di luar jam tersebut peziarah dibawa ke husainiyah-husainiyah untuk beristirahat agar panasnya siang hari tidak membuat mereka kepanasan. (HRY)
