IQNA

7:28 - July 16, 2017
Berita ID: 3471396
INGGRIS (IQNA) - Kesalahpahaman tentang Islam dan umat muslim di sejumlah media Inggris dan pemberitaan media tidak adil komunitas muslim di sejumlah media dikaji dalam bentuk konferensi di universitas Liverpool Hope negara ini.

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari World Bulletin, konferensi ini terselenggara dengan dihadiri oleh sejumlah pengajar dan pemilik media dan mengkaji dampak berita dan sejumlah program tidak adil dan keliru tentang muslim.

Adapun Para politisi Inggris guna melawan gelombang media negatif terhadap muslim harus mempertimbangkan sejumlah undang-undang lazim adalah pesan dari konferensi Liverpool, yang mengkaji sejumlah berita perusak dan fanatisme media tentang populasi muslim Inggris.

Salah satu penemuan penting konferensi ini adalah kebutuhan mendesak akan adanya peningkatan pengetahuan tentang sejumlah problem yang dihadapi oleh umat muslim Inggris, dan meminta para politisi agar lebih mengupas masalah-masalah komunitas muslim.

Demikian juga, para legislator diminta agar menindaklanjuti gambaran-gambaran negatif tentang Islam dan muslim di sejumlah media yang dilakukan dengan sengaja.

Para penceramah dalam konferensi ini dari pelbagai agama dan etnis dan mereka berbicara tentang pengalaman-pengalamannya tentang berita-berita negatif para jurnalis dan netizen sosial media.

Lauren Booth, jurnalis mualaf Inggris dan saudari perempuan Tony Blair, Eks Perdana Menteri Inggris yang memeluk Islam pada tahun 2010 juga dalam konferensi ini mengatakan tentang penayangan tidak adil berita-berita di sejumlah media Inggris.

http://iqna.ir/fa/news/3618817


Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\