IQNA

11:09 - December 09, 2008
Berita ID: 1717460
Dr Ali Ridha Sadra menulis sebuah makalah yang diterbitkan di Majalah Pegah edisi terakhir dengan judul "Mengenal Metode Al Hikmah Al Muta'aliyah dan Pengaruhnya pada Pemikiran Politik"
Iqna: Dr. Ali Ridha Sadra dalam makalah tersebut mengatakan, bahwa dengan menelaah karya Mulla Sadra seperti: Al Mabda' Wal Ma'ad, Syawahidur Rububiyyah kita akan dapati, bahwa Mulla Sadra menerangkan tentang perjalanan pemikiran manusia dalam filsafat ontologi. artinya beliau tidak hanya membahas pemikiran Plato saja, namun semua pemikiran filsafat sejak awal hingga ke zamannya.

Dalam buku-bukunya beliau juga menjelaskan tentang sistem pemerintahan yang mana beliau berangkat dari keyakinannya akan keberadaan bahwa keberadaan adalah sesuatu yang mengada atau dengan kata lain adalah "menjadi ada" maka Imam Khomeini mengembangkannya dalam dunia politik, sehingga layaklah pemikiran politik Imam Khomeini untuk disebut pemikiran politik transendental (Al Siyasah Al Muta'aliyah)

Dalam pandangan Imam Khomeini para ulama dan pakar Islam selama ini telah berusaha untuk menyusun konsep pemikiran baik dalam akhlak atau pun lainnya, seperti Khojah Nasiruddin Thusi, Ibnu Maskawayh, Razi dan lain-lain. namun semua itu sama dengan orang yang tahu akan penyakit dan teori tentang penyakit, sementara kita butuhpada dokter yang tidak hanya tahu tentang teori penyakit namun yang bisa menyembuhkan penyakit.

Sejak lama kita memiliki dua problema dalam dunia pemikiran politik; pertama adalah ilmu politik dan kedua ilmu untuk memahamkannya kepada orang lain.

Menurut Mulla Sadra metode yang harus digunakan adalah metode "Sayr Wa Suluk" karena itu beliau memberi nama kitabnya dengan "Asfar" yang diperkaya dengan teks suci Al Quran.

252196
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\