IQNA

10:01 - February 06, 2020
Berita ID: 3473912
INDONESIA (IQNA) - Seminar Ukhuwah Islamiyah dan Pembentukan Sistem Republik Islam Iran diadakan bertepatan dengan peringatan 41 tahun kemenangan Revolusi Islam di Iran atas prakarsa konsuler kebudayaan Iran dan bekerja sama dengan Kamar Iran di universitas Raden Fatah di Palembang.

Menurut laporan IQNA dilansir dari organisasi kebudayaan dan komunikasi Islam, dalam seminar yang dihadiri oleh para profesor dan mahasiswa, memutar klip dari Iran yang disambut oleh para undangan seminar, dan setelah itu KiKi Mikail, penanggung jawab kamar Iran di universitas Raden Fatah Palembang, membacakan pesan Mehrdad Rakhshendeh, atase kebudayaan Iran di Indonesia kepada hadirin.

Bagian dari pesan tersebut menuturkan: Dengan munculnya Revolusi Islam pada tahun 1357 HS (1979), tidak hanya Iran tetapi seluruh dunia telah mengalami perubahan dramatis. Ledakan Yaumullah-22 Bahman menghancurkan adikuasa saat itu dan menjanjikan harapan janji Allah swt yang akan akan memenangkan kaum tertindas atas orang-orang yang sombong: “Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi)”.

Revolusi Islam Iran yang agung menggemakan suara murni Muhammadi di dunia kontemporer dan membuka era baru bagi umat manusia. Dan itu telah membawa prestasi dan hasil yang gemilang bagi rakyat Iran, Muslim dan penuntut kebebasan di seluruh dunia dan telah menjadi panutan hidup di mata dunia.

Di bagian lain dari pesan ini, dengan menjelaskan bagaimana Republik Islam Iran dibentuk, persaudaraan dan persatuan Islam adalah salah satu tujuan utamanya dan membahas beberapa pencapaian dan kemajuan Republik Islam Iran.

Seminar Ukhuwah Islamiyah di Indonesia/ Distribusi CD Ruhullah

“Jika Anda melihat kembali perkembangan sejarah Republik Islam Iran, pasti salah satu dasar pembentukannya dapat dilihat dalam persaudaraan Islam, dan hari ini buah dari sistem ini adalah sebuah peradaban baru Islam dan persaudaraan Islam ini telah mampu memberikan pengaruhnya di seluruh dimensi politik dan sosial,” kata Otoman, kepala Departemen Studi Politik Islam di universitas Raden Fatah.

Di bagian lain dari ucapannya, ia menambahkan: “Studi dan kajian yang dilakukan dalam sistem politik Iran menunjukkan kepada kita bahwa sistem negara Iran telah mampu menggabungkan nilai-nilai Islam dan teori-teori modern dengan indah dan memperkenalkan panutan baru ke dunia dan oleh karena itu penyelenggaraan seminar nasional semacam ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa, terutama Departemen Studi Politik Islam universitas.”

Dr. Endang Rochmiatun, Wakil Fakultas Sastra dan Humaniora di Universitas Raden Fatah dan Dina Sulaiman, seorang peneliti dan pengajar di Universitas Pajajaran di Bandung, termasuk di antara pembicara lain dari program ini. Dan di penghujung para peserta diberikan CD film documenter Iran Seven Facesof a Civilization dan CD Ruhullah oleh atase kebudayaan Iran.

 

https://iqna.ir/fa/news/3876825

Kunci-kunci: Indonesia ، Seminar ، Ukhuwah Islamiyah
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\