Wawancara IQNA dengan Ulama Pakistan:
Imam Masjid Jami Safir, duta besar kota Quetta di provinsi Baluchistan, Pakistan, menekankan, adalah misi Republik Islam untuk membuat mereka akrab dengan Revolusi Islam Iran melalui komunikasi antara para ulama dan pemikir Iran dan negara-negara Islam lainnya dan untuk menjelaskan ide-ide gerakan ini ke negara-negara Islam lainnya.
Berita ID: 3478496 Tanggal penerbitan : 2023/06/11
Wawancara IQNA dengan Seniman Afghanistan:
TEHERAN (IQNA) - Hakimeh Ghanbari mengatakan bahwa seni menyampaikan huruf dan pesannya tanpa berbicara, dan saya secara pribadi menyaksikan bahwa ketika non-Muslim melihat karya saya, mereka sangat tertarik padanya.
Berita ID: 3478267 Tanggal penerbitan : 2023/04/15
Wawancara IQNA dengan Seniman Sri Lanka:
TEHERAN (IQNA) - Mohamed Aboobucker Azeem mengatakan bahwa seni itu seperti payung yang bisa menyatukan semua orang, dan seni, terutama seni Alquran, adalah cara terbaik untuk memublikasikan pemikiran dan keyakinan kepada orang lain. Karena itu, dalam Pameran Alquran Internasional Teheran ke-30, kita melihat peran menonjol seni Alquran.
Berita ID: 3478265 Tanggal penerbitan : 2023/04/15
TEHERAN (IQNA) - Seorang profesor universitas mengatakan, selama imamah dan kepemimpinannya, Imam Sajjad (as) tidak melakukan pengasingan diri, tetapi justru melakukan tiga hal penting, termasuk membangun kembali semangat spiritual masyarakat, membangun kembali organisasi Syiah, dan menjelaskan dasar-dasar pemikiran Islam yang murni dalam keadaan sulit.
Berita ID: 3478068 Tanggal penerbitan : 2023/02/27
Wawancara IQNA dengan Menteri Malaysia:
TEHERAN (IQNA) - Menteri yang bertanggung jawab untuk urusan Islam di negara bagian Sarawak, Malaysia, mengacu pada efek teknologi baru dalam menarik masyarakat dan untuk mencintai Alquran, mengatakan Malaysia telah mampu merancang dan menyajikan naskah Alquran dalam sampul yang indah dengan berkembangnya sektor percetakan dan penerbitan, yang disambut baik oleh masyarakat.
Berita ID: 3477953 Tanggal penerbitan : 2023/01/31
Dalam Wawancara IQNA;
TEHERAN (IQNA) - Perwakilan Organisasi Kebudayaan Palestina di Malaysia mengatakan, kami mencoba memberikan informasi yang berguna kepada para pengunjung di stan kami tentang kekayaan sejarah dan budaya Palestina dengan memajang replika Masjid Al-Aqsa, foto-toto lama Kubah Shakhrah dan Baitul Maqdis, dan memperkenalkan ritual tradisional dan rakyat Palestina di Festival Alquran Malaysia.
Berita ID: 3477931 Tanggal penerbitan : 2023/01/26
Wawancara IQNA dengan Duta Iran di Malaysia:
TEHERAN (IQNA) - Ali Asghar Mohammadi, Duta Besar Iran di Kuala Lumpur, di sela-sela penyelenggaraan pameran festival internasional seni Alquran Restu di Putrajaya Malaysia, menyatakan bahwa Iran memiliki kapasitas yang besar untuk berpartisipasi dalam acara-acara Alquran di tingkat dunia, dan menegaskan bahwa hal itu perlu dilakukan upaya lebih keras untuk internasionalisasi citra seniman Iran.
Berita ID: 3477911 Tanggal penerbitan : 2023/01/22
Wawancara IQNA dengan Konselor Irak:
TEHERAN (IQNA) - Dr. Ahlam Nameh Lafteh, konselor budaya Irak di Asia Tenggara, mengatakan mungkin tidak nyaman bagi sebagian orang untuk pergi ke negara lain, tetapi penyelenggaraan Festival Alquran di Malaysia memberi setiap orang kesempatan untuk datang ke sini dan berkenalan dengan karya seni internasional.
Berita ID: 3477907 Tanggal penerbitan : 2023/01/22
TEHERAN (IQNA) - Santri yang belajar di Khatamun Nabiyyin adalah mereka yang sebelumnya belum sempat mengenyam pendidikan pesantren dan telah menyelesaikan pendidikan umum menengah atas atau perguruan tinggi. Santri diwajibkan untuk mukim di asrama yang menyatu dengan tempat pendidikan yang berada dalam pengawasan ustadz/ah selama 24 jam.
Berita ID: 3477900 Tanggal penerbitan : 2023/01/20
Wawancara IQNA dengan Ketua Yayasan Restu:
TEHERAN (IQNA) - Datuk Abdul Latiff Mirasa mengatakan Festival Restu merupakan kesempatan untuk menampilkan seni Alquran, berbagai program telah disiapkan dan kami berupaya agar masyarakat, terutama anak-anak dan keluarga, dapat mengenal budaya Islam dan seni Alquran lebih dekat dengan menghadiri acara ini.
Berita ID: 3477898 Tanggal penerbitan : 2023/01/19
Wawancara IQNA;
TEHERAN (IQNA) - Seorang peneliti Alquran di Astan Quds Razavi menganggap karya terkenal "Al-Mujam Fi Fiqhi Lughat al-Quran wa Sirri Balaghatihi" sebagai dasar yang kuat untuk pendekatan pemikiran mazhab-mazhab Islam sebanyak mungkin dan menyatakan, dari Al-Azhar di Mesir hingga India, karya ini mendapat tempat dan diminati setidaknya di 50 negara Islam.
Berita ID: 3477876 Tanggal penerbitan : 2023/01/15
TEHERAN (IQNA) - Tandis Taghavi, seniman kaligrafi negara Iran yang telah menulis seluruh Alquran dengan Nastaliq, berkata: “Saya memulai pekerjaan ini di Manila selama saya tinggal di Filipina dan saya dapat menyelesaikannya di kota ini.”
Berita ID: 3477722 Tanggal penerbitan : 2022/12/11
Wawancara IQNA dengan Ulama Indonesia:
TEHERAN (IQNA) - Dr. H. Syafiq A. Mughni, MA, Guru Besar Universitas Islam Nasional di Surabaya, Indonesia, di sela-sela Konferensi Internasional Persatuan Islam ke-33, mengatakan dalam wawancara dengan Iqna: Saya Shafiq Mughni dari Indonesia dan saya sangat senang bisa berpartisipasi dalam Konferensi Persatuan. Ini adalah event pertemuan yang sangat penting.
Berita ID: 3477536 Tanggal penerbitan : 2022/11/01
Wawancara IQNA dengan Menteri Agama Malaysia:
TEHERAN (IQNA) - Idris bin Ahmad mengatakan: “Setelah dua tahun terhenti akibat pembatasan virus Corona, Kementerian Agama Malaysia kembali menyaksikan penyelenggaraan acara Alquran tertua di dunia yang diadakan setiap tahun dengan penekanan tentang menjaga persatuan dan perwujudan persatuan dan integritas umat Islam di bawah payung Alquran.”
Berita ID: 3477501 Tanggal penerbitan : 2022/10/24
Wawancara IQNA dengan Profesor Malaysia:
TEHERAN (IQNA) - Mohd Fauzi bin Zakaria, seorang pemikir Malaysia, mengatakan: “Persatuan di antara negara-negara Islam juga akan membuat rezim-rezim Arab menyadari bahwa Zionisme bukanlah teman mereka, tetapi akan tetap menjadi musuh bersama semua Muslim sampai pembebasan Quds.”
Berita ID: 3477465 Tanggal penerbitan : 2022/10/17
Wawancara IQNA dengan Mehdi Mohabbati:
TEHERAN (IQNA) - Mehdi Mohabbati, seorang peneliti Hafez, percaya: Dikatakan bahwa Hafez adalah seorang penyair yang berjuang melawan riya atau pembaharu, dll., tetapi di atas semua ini, Hafez adalah penyair cinta dan kasih sayang, dan semua orang senang dengan cinta dan kasih sayang. Karena itu, selama ada cinta dan kasih sayang, puisi adalah penjaga kondisi mereka.
Berita ID: 3477443 Tanggal penerbitan : 2022/10/13
Wawancara IQNA dengan Seorang Mubaligh Hauzah:
TEHERAN (IQNA) - Hujjatul Islam wal Muslimin Yahya Jahangiri, salah satu mubaligh hauzah internasional, menjelaskan pentingnya mendakwahkan ritual-ritual Huseini, terutama Arbain, dan menekankan: “Dalam program semacam itu, seseorang harus berbicara berdasarkan budaya dan ekologi di mana audiens tinggal, dan harus dilihat apa minat dan kebutuhan negeri ini, dan percakapan apa yang dibutuhkan.”
Berita ID: 3477328 Tanggal penerbitan : 2022/09/18
Wawancara IQNA dengan Profesor Universitas Regent’s London:
TEHERAN (IQNA) - Neven Andjelic dengan mengisyaratkan konflik antara Israel dan Palestina, rencana dua negara hanya slogan dan tidak bisa dilaksanakan, mengungkapkan solusi ini tidak dapat diimplementasikan dalam kenyataan dan tidak ada kekuatan yang mendukungnya.
Berita ID: 3476321 Tanggal penerbitan : 2022/01/12
Wawancara IQNA dengan Fadi Al Sayed:
TEHERAN (IQNA) - Sekretaris Jenderal Pusat Studi Strategis Ummatun Wahidah (umat yang satu) Lebanon menekankan: Rasulullah (saw) memainkan peran penting dalam memerangi perbedaan kasta dan rasisme dan tidak membeda-bedakan manusia.
Berita ID: 3475826 Tanggal penerbitan : 2021/10/06
Wawancara IQNA dengan Pendeta Lebanon:
TEHERAN (IQNA) - Pendeta Wissam Abu Nasser, ketua akademi dunia ulama Maryam di Lebanon, mengatakan: “Ada kepercayaan yang sama dengan Raj’ah Isa (as) di akhir zaman dengan Kristen tentang kembalinya al-Masih, Perjanjian Baru menyatakan dengan sangat menekankan bahwa sosok al-Masih akan kembali ke dunia dan menyelamatkan semua orang yang percaya kepadanya.”
Berita ID: 3475806 Tanggal penerbitan : 2021/10/01